LombokPost - Setelah laga perdana Liga Eropa yang buruk, skuad AC Milan asuhan Ruben Amorim kembali ke kompetisi Serie A.
AC Milan yang berjuluk Rossoneri akan turun ke lapangan untuk pertandingan kelima Serie A.
Bermain di hadapan puluhan ribu suporternya sendiri di San Siro, AC Milan berharap hasil positif kontra lawannya Lecce.
Baca Juga: Ruben Amorim Sedikit Mengalah, AC Milan Siapkan Nama-nama Lawas
Kick-off dijadwalkan pada hari Senin dinihari 21 September, AC Milan diprediksi memainkan formasi andalan 3-4-2-1.
Rinciannya, Mike Maignan sebagai penjaga gawang, di depannya trio bek AC Milan, dari kanan ke kiri Mario Gila, Koni De Winter, dan Strahinja Pavlovic.
Di tengah, AC Milan kemungkinan menurunkan Samuel Chukwueze, Luka Modric, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira.
Baca Juga: Hadapi Lecce, AC Milan Siap Pasang "The Best Team"
Di depan, Christian Pulisic dan Alexis Saelemaekers akan menyokong striker Goncalo Ramos.
Jika benar Ruben Amorim memilih Samuel Chukwueze dan Diego Moreira sebagai bek sayap, lalu menempatkan Christian Pulisic dan Alexis Saelemaekers di belakang Goncalo Ramos, AC Milan akan turun dengan komposisi yang sangat menyerang.
Skema ini menunjukkan bagaimana Ruben Amorim bisa memaksimalkan pemain-pemain ofensif dalam satu susunan.
Baca Juga: AC Milan Tak Boleh Menyia-Nyiakan Luka Modric, Ruben Amorim Harus Cari Cara
Namun, konsekuensinya juga menarik untuk diperhatikan. Dengan banyak pemain bertipe menyerang di atas lapangan, keseimbangan saat kehilangan bola dipertanyakan.
Tersisa Luka Modric dan Adrien Rabiot yang harus berjibaku memutus serangan Lecce dari tengah.
Kontribusi dalam pressing para pemain bertipe menyerang akan menjadi bagian penting dari permainan AC Milan.
Baca Juga: Sadarlah Ruben Amorim, Ini Skuad Terbaik AC Milan
Pertanyaannya sekarang, apakah Ruben Amorim berani menurunkan pemain ofensifnya bersamaan, atau kembali menurunkan starting XI nyeleneh seperti sebelumnya.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post