LombokPost- Awal petualangan winger muda Alejandro Garnacho bersama klub barunya, Aston Villa, benar-benar belum berjalan sesuai dengan harapan. Pemain berusia 22 tahun tersebut kini berada dalam situasi sulit setelah mulai kehilangan tempat utama dalam skema permainan tim besutan Unai Emery.
Nasib kurang beruntung kembali dialami Alejandro Garnacho saat Aston Villa memetik kemenangan 3-1 atas Coventry City di ajang Carabao Cup. Dalam laga tersebut, Alejandro Garnacho hanya bisa menjadi penonton dari pinggir lapangan tanpa diberikan kesempatan merumput oleh sang pelatih.
Keputusan Unai Emery menepikan Alejandro Garnacho terasa semakin menyakitkan lantaran manajer asal Spanyol itu sebenarnya melakukan perombakan besar-besaran. Unai Emery tercatat melakukan tujuh perubahan pada jajaran starting XI, namun nama Alejandro Garnacho tetap tak dilirik untuk tampil sejak awal.
Kondisi ini mempertegas fakta bahwa Alejandro Garnacho sudah melewati tiga pertandingan beruntun hanya dengan duduk manis di bangku cadangan. Sejak didatangkan dari Chelsea, Alejandro Garnacho belum pernah sekalipun merasakan tampil sebagai starter di pertandingan resmi.
Baca Juga: Rekor Mengerikan Jose Mourinho Lawan Atletico Madrid: 8 Kemenangan dan Dominasi Mutlak di Derby
Situsional minim jam terbang membuat catatan statistik Alejandro Garnacho musim ini terbilang amat miris bagi pemain sekelasnya. Total menit bermain Alejandro Garnacho sejauh ini baru menyentuh angka 31 menit, yang seluruhnya dicatatkan ketika masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir.
Situasi pelik yang dialami Alejandro Garnacho akhirnya memancing Unai Emery untuk memberikan pernyataan jujur kepada awak media. Unai Emery secara terbuka mengakui bahwa kondisi fisik serta kesiapan taktik Alejandro Garnacho saat ini memang masih agak tertinggal dibandingkan rekan-rekan setimnya.
Baca Juga: Dilema Berat Jose Mourinho Jelang Derby Madrid: Pilih Arda Guler atau Yan Diomande di Sisi Kanan
Menurut Unai Emery, kendala tersebut tak lepas dari beberapa dinamika dan hambatan yang dialami Alejandro Garnacho sepanjang masa pramusim lalu. Juru taktik kawakan itu meminta semua pihak untuk bersabar dan memberikan waktu bagi Alejandro Garnacho untuk mengejar ketertinggalannya agar bisa bersaing dengan opsi pemain lain.
Persaingan ketat di lini depan Aston Villa jelas menjadi ujian berat yang harus segera diselesaikan oleh Alejandro Garnacho. Tanpa adanya peningkatan performa dan kerja keras ekstra di sesi latihan, Alejandro Garnacho terancam kian terpinggirkan dari pilihan utama Unai Emery sepanjang musim ini.
Editor : Redaksi Lombok PostSumber : Sky Sports