LombokPost - Sambutan hangat nan meriah mewarnai kepulangan bintang sepak bola dunia Sadio Mane di kampung halamannya, Bambali, Senegal. Kepulangan sang pemain pada masa jeda internasional kali ini bukan sekadar untuk berlibur, melainkan membawa misi besar bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Kepulangan Sadio Mane menjadi momen bersejarah saat dirinya secara resmi melakukan peletakan batu pertama untuk memulai proyek pertanian megah yang diberi nama SM10 Agro. Inisiatif baru ini menambah daftar panjang kontribusi nyata sang pesepak bola untuk tanah kelahirannya.
Nilai investasi yang disiapkan Sadio Mane untuk menggarap proyek pertanian SM10 Agro ini terbilang sangat fantastis, yakni mencapai 20 juta dolar AS. Langkah berani ini diambil sebagai bentuk komitmen dan kepedulian mendalam untuk membangun roda perekonomian desa yang telah membesarkannya.
Baca Juga: Kocak, Ronaldo Lupa Selebrasi SIUUU Usai Cetak Gol. Sadio Mane : Siuu nya Mana Bang ?
Proyek SM10 Agro ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan produksi pangan lokal, tetapi juga menjadi solusi atas persoalan lapangan kerja. Melalui investasi raksasa Sadio Mane, proyek pertanian ini diperkirakan bakal mampu menyerap hingga 1000 tenaga kerja lokal dari wilayah sekitar.
Salah satu komponen utama dari proyek pertanian Sadio Mane adalah pembangunan perkebunan mangga seluas 500 hektar. Area perkebunan yang sangat luas tersebut nantinya akan ditanami sekitar 78.000 pohon mangga yang diproyeksikan menjadi komoditas unggulan daerah Bambali Senegal.
Baca Juga: Sadio Mane Meledak Tuduh Korupsi di Tubuh CAF: Ini Sudah Keterlaluan Membunuh Gairah
Tak hanya sekadar perkebunan, fasilitas terpadu juga dibangun lengkap dengan pabrik pengolahan hasil panen. Keberadaan pabrik ini memastikan bahwa hasil pertanian tidak langsung dijual mentah, melainkan diolah terlebih dahulu untuk memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi bagi warga Bambali Senegal.
Sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama dalam pengembangan skema SM10 Agro ini. Sadio Mane turut mendirikan perguruan tinggi di bidang pertanian guna mencetak generasi muda yang memiliki keahlian modern serta pengetahuan komprehensif dalam mengelola agribisnis.
Aksi nyata Sadio Mane dalam mengalokasikan dana 20 juta dolar AS ini kembali membuktikan bahwa dirinya merupakan sosok atlet yang tidak pernah lupa akan akar kelahirannya. Dedikasi Sadio Mane melalui pengembangan proyek pertanian SM10 Agro diharapkan mampu membawa perubahan sosial dan kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat Senegal.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : RMC Sport