LombokPost - Kepindahan penyerang tim nasional Spanyol Ferran Torres dari kota Barcelona menuju Paris rupanya menyisakan cerita emosional di luar lapangan. Sang pemain secara terbuka membagikan kisah perjuangannya saat harus beradaptasi dengan lingkungan serta suasana baru di Prancis.
Dalam sesi wawancara eksklusif pada acara televisi ternama El Hormiguero, Ferran Torres mengungkapkan bahwa proses perpindahan kota tersebut terasa cukup berat untuk dijalani. Banyak hal teknis maupun mental yang harus ia selesaikan sebelum resmi menetap di ibu kota Prancis.
Pahlawan penentu kemenangan timnas Spanyol di panggung Piala Dunia 2026 tersebut mengaku sempat kerepotan mengurus barang-barang pribadinya. Proses memboyong seluruh perlengkapan dari kediamannya di Barcelona menuju Paris membutuhkan tenaga serta perhatian ekstra.
Baca Juga: Ferran Torres Lampaui Rekor Ronaldinho dan Lionel Messi Di UCL
Namun kerumitan memboyong barang-barang pribadi ternyata bukanlah kendala terbesar bagi Ferran Torres. Momen paling sulit yang harus dihadapi sang pemain justru ketika harus berpisah dengan sahabat dekatnya di lapangan hijau yaitu Pedri.
Kedekatan hubungan emosional antara Ferran Torres dan Pedri memang sudah terjalin sangat erat sejak keduanya membela klub Catalan. Kebersamaan di dalam maupun luar lapangan membuat perpisahan fisik menjadi hal yang sangat berat untuk diterima.
Baca Juga: Heboh Foto Mesra Ferran Torres dan Marcos Llorente di Ibiza, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya
Sang pemain bahkan tanpa ragu melontarkan gurauan manis terkait barang-barang yang ia bawa dari Spanyol. Ia menyebut bahwa satu-satunya hal penting yang tidak bisa diangkut ke tempat tinggal barunya adalah sosok Pedri.
Rasa rindu mendalam sudah dirasakan oleh sang striker meski durasi kepindahannya menuju Paris baru berjalan dalam hitungan pekan. Kehilangan sosok teman cerita harian di ruang ganti menjadi dinamika tersendiri dalam karier profesional Ferran Torres.
Pengakuan jujur dari Ferran Torres ini lantas mendapat respons hangat dari para penggemar sepak bola di media sosial. Banyak pihak mendoakan agar sang penyerang bisa cepat beradaptasi di Paris sembari tetap menjaga tali silaturahmi dengan Pedri.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : El Hormiguero