Statistik Mengkhawatirkan Manchester United Era Michael Carrick

Ivan.Mardiansyah • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 20:43 WIB
Pemain Manchester United disorot akibat statistik pressing yang sangat rendah. Apakah taktik Michael Carrick atau pemain malas?
Pemain Manchester United disorot akibat statistik pressing yang sangat rendah. Apakah taktik Michael Carrick atau pemain malas? (Istimewa)

 

LombokPost - Sorotan tajam kembali mengarah pada skuad Manchester United setelah munculnya data statistik performa pemain di lapangan. Catatan angka saat tim berada dalam situasi kehilangan bola menunjukkan hasil yang terbilang cukup rendah dibanding kontestan Liga Inggris lainnya. Kondisi ini pun memicu perdebatan hangat di kalangan pengamat sepak bola mengenai efektivitas taktik Manchester United yang diterapkan oleh sang pelatih.

Rincian data yang dirilis Sky Sports menunjukkan bahwa statistik Manchester United di area pergerakan tanpa bola berada di papan bawah. Pasukan Setan Merah tercatat menempati peringkat ke-20 Premier League dalam statistik jarak tempuh berintensitas tinggi yang hanya mencapai 19,03 kilometer. Angka tersebut menjadi indikator awal betapa minimnya mobilisasi cepat para pemain ketika lawan menguasai bola.

Selain jarak tempuh, durasi waktu yang dijalani para penggawa dalam situasi intensitas tinggi juga tergolong sangat minim. Skuad Manchester United hanya mencatatkan waktu 49,6 menit dalam kategori tersebut. Dari sisi agresivitas, jumlah sprint para pemain juga berada di urutan terbawah liga dengan hanya mencatatkan 243 kali sprint serta total waktu berlari atau sprint yang sangat singkat yaitu 9,2 menit.

Baca Juga: Awal Musim Carrick Melempem: Antonio Conte Mendadak Masuk Radar Utama Pelatih Manchester United

Catatan memprihatinkan dari statistik Manchester United tidak berhenti di situ saja. Sebanyak 51,1 persen waktu para pemain justru dihabiskan dengan berjalan kaki ketika tim sedang tidak menguasai bola. Angka persentase berjalan kaki yang cukup tinggi tersebut akhirnya menempatkan Manchester United di peringkat ke-17 dari 20 kontestan di kompetisi tertinggi Liga Inggris.

Rentetan angka statistik Manchester United tersebut lantas menimbulkan pertanyaan besar di kalangan penggemar dan pengamat. Banyak pihak mulai mempertanyakan apakah para pemain di atas lapangan memang enggan bekerja keras serta kurang agresif saat kehilangan bola, atau justru gaya bermain pasif ini murni merupakan skema dan perintah langsung dari sang pelatih.

Baca Juga: Dia Aset Besar Untuk Kami Maguire Berharap MU Pertahankan Marcus Rashford

Pada dasarnya Michael Carrick sebagai juru taktik menegaskan keinginan agar skema permainan Manchester United bertindak lebih proaktif. Michael Carrick selalu menekankan pentingnya melakukan pressing ketat pada momen-momen tertentu untuk merebut penguasaan bola kembali. Namun skema ideal yang diharapkan sang pelatih kerap tidak sejalan dengan realitas yang terjadi di atas rumput hijau.

Dalam praktiknya di setiap laga, eksekusi taktik Manchester United dari para pemain terlihat sangat jarang melakukan pressing ketat saat musuh membangun serangan. Ketimpangan antara instruksi pelatih dan respons di lapangan membuat efektivitas taktik Manchester United di bawah arahan Michael Carrick menjadi kurang maksimal dan terus menuai kritik.

Pada akhirnya publik pun terus berspekulasi mengenai akar permasalahan utama yang menimpa tim. Apakah masalah ini murni timbul karena intensitas serta eksekusi pressing para pemain yang belum optimal, ataukah statistik Manchester United yang rendah ini memang konsekuensi tak terhindarkan dari pendekatan taktis racikan Michael Carrick.

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Sky Sports
taktik Manchester United statistik Manchester United premier league michael carrick manchester united