LombokPost - Catatan statistik mengejutkan menghampiri raksasa Spanyol, Real Madrid, dalam mengarungi kompetisi La Liga musim ini. Skuad berjuluk Los Blancos tersebut secara tak terduga tercatat sebagai tim dengan jarak tempuh paling sedikit di antara seluruh kontestan La Liga.
Berdasarkan data statistik resmi sejak pekan pertama hingga matchday ketujuh La Liga, para pemain Real Madrid hanya mengukir rata-rata jarak tempuh sejauh 83,46 kilometer per pertandingan. Angka ini terbilang sangat rendah untuk ukuran klub papan atas sekelas Real Madrid.
Torehan minim tersebut menempatkan Real Madrid berada di posisi paling buncit alias urutan ke-20 dari 20 kontestan La Liga dalam urusan daya jelajah pemain di lapangan. Catatan ini langsung mengundang perhatian tajam dari para pengamat sepak bola Spanyol.
Baca Juga: Mourinho Tahan Kepindahan Endrick dari Real Madrid, tapi Cuma Diberi Kesempatan Main Empat Menit
Jika dibandingkan dengan rerata keseluruhan klub di kompetisi La Liga, angka yang dicatatkan Real Madrid terikat selisih cukup jauh. Rata-rata jarak tempuh klub La Liga secara umum menyentuh angka 93,37 kilometer per laga, atau unggul hampir 10 kilometer dari skuad Real Madrid.
Fenomena efisiensi pergerakan Real Madrid ini memicu beragam analisis taktis. Beberapa pihak menilai skema permainan Real Madrid lebih mengandalkan penguasaan bola dan posisi efektif daripada harus banyak berlari mengejar bola di arena La Liga.
Baca Juga: Baru Awal Musim Real Madrid Sudah Tertinggal 6 Poin dari Barcelona
Namun tidak sedikit pula kritik yang menilai bahwa kebugaran serta work rate alias tingkat kerja keras para pemain Real Madrid di La Liga masih berada di bawah standar ideal. Pasalnya, intensitas berlari kerap menjadi kunci permainan di kompetisi modern.
Kendati berada di posisi terbawah dalam hal statistik jarak tempuh La Liga, jajaran pelatih Real Madrid diyakini memiliki evaluasi khusus terkait efektivitas gaya bermain anak asuhnya. Penguasaan ruang serta efisiensi umpan disinyalir menjadi alasan utama di balik angka minimalis tersebut.
Menarik untuk menanti apakah Real Madrid bakal meningkatkan intensitas jelajah fisik mereka pada laga-laga lanjutan La Liga berikutnya, atau justru tetap mempertahankan gaya permainan yang irit berlari namun efektif ini.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : Opta Jose