LombokPost - AC Milan tampaknya perlu mempertimbangkan perubahan taktik.
Setelah mengawali musim dengan skema 3-4-2-1, Rossoneri, AC Milan malah menemukan 4-2-3-1 berjalan baik.
Formasi itu sudah dicoba dalam laga terakhir AC Milan kontra Lecce, dengan hasil kemenangan telak 3-0.
Baca Juga: Jaga Kedalam Skuad, AC Milan Kaji Opsi Datangkan Viktor Gyokeres dan Pagari Christian Pulisic
Pelatih AC Milan Ruben Amorim memang dikenal penyuka formasi 3-4-2-1.
Formasi itu sudah diterapkan secara reguler di Sporting Lisbon dan juga Manchester United, sebelum kini dia melatih AC Milan.
Di Sporting Lisbon, taktik Ruben Amorim ini berjalan baik, tapi di Manchester United malah sebaliknya.
Baca Juga: Pola Pergerakan AC Milan, Gelandang Lama Diperpanjang, Calon Gelandang Baru Didekati
Kini di AC Milan Ruben Amorim menegaskan tak ingin mengulangi kesalahan di Manchester United yang memaksakan satu pakem tertentu.
Bersama AC Milan dia siap menyesuaikan diri, dan setelah empat laga menggunaka pakem 3-4-2-1, di laga kelima Ruben Amorim mencoba 4-2-3-1.
Hasilnya, lini serang tampak lebih aktif, dan lini belakang lebih solid karena lebih banyak pemain di sana.
Baca Juga: AC Milan Cermati Situasi Gelandang Napoli yang Akan Habis Kontrak
Kini yang harus dipikirkan Ruben Amorim adalah memastikan lini tengah tetap tangguh sebagai Poros awal serangan, juga titik awal pertahanan AC Milan.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post