LombokPost-Aksi meluap-luap striker Malaysia Bergson da Silva di media sosial mendadak menjadi pusat perhatian publik sepak bola Asia Tenggara. Pemain depan berdarah Brasil itu melontarkan tuduhan pedas dengan menyebut Timnas Indonesia terus-menerus mendapatkan keuntungan sepanjang turnamen. Komentar menohok yang ditulis Bergson da Silva di akun media sosial TNT Sports Brasil tersebut langsung menyulut polemik panas di kalangan netizen serta pencinta bola tanah air.
Sorotan tajam sosok Bergson da Silva tersebut dipicu oleh dinamika tak biasa yang terjadi pada pengujung laga pamungkas fase grup antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh. Bomber andalan Johor Darul Ta'zim itu secara terbuka mempertanyakan keputusan perangkat pertandingan yang dinilainya sangat janggal dan merugikan kontestan lain. Ia menilai ada keanehan besar pada proses penetapan durasi waktu tambahan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Dalam unggahan yang memicu kontroversi tersebut, Bergson da Silva menyoroti momen ketika papan elektronik pertandingan semula menampilkan tambahan waktu injury time selama dua menit. Namun, tak lama kemudian keputusan itu diubah oleh wasit menjadi tujuh menit seusai adanya komunikasi intensif dengan wasit keempat. Penambahan waktu secara mendadak inilah yang dinilai Bergson da Silva sebagai bentuk celah yang menguntungkan tuan rumah.
Baca Juga: Bentuk Protes untuk Gaza, Timnas Irlandia Kompak Lakukan Ini Di Hadapan Timnas Israel
Perubahan waktu yang dipersoalkan oleh Bergson da Silva tersebut terbukti berujung krusial bagi kelanjutan nasib kedua tim di tabel klasemen. Pada masa injury time yang memanjang hingga tujuh menit itulah Timnas Indonesia berhasil melesakkan dua gol tambahan ke gawang lawan. Gol-gol cepat di detik akhir pertandingan tersebut membuat skor ditutup dengan angka mencolok 9-2 untuk kemenangan skuad Garuda.
Keputusan perpanjangan waktu yang dikritik oleh Bergson da Silva secara langsung menggagalkan skenario kelolosan Timnas Malaysia menuju panggung final. Tambahan dua gol dari Timnas Indonesia pada masa krusial membuat skuad Garuda unggul signifikan dalam urusan aggregate produktivitas gol. Situasi dramatis ini memaksa Timnas Malaysia harus merelakan tiket partai puncak meski kedua negara mengumpulkan total poin serta selisih gol bersih yang sama.
Baca Juga: Joao Felix dan Goncalo Ramos Makin Gacor, Saatnya Cristiano Ronaldo Lebih Sering Duduk di Bench
Komentar bernada sindiran yang dituliskan Bergson da Silva di platform TNT Sports Brasil itu pun langsung memicu gelombang reaksi balasan dari suporter Indonesia. Banyak pihak menilai kemarahan Bergson da Silva merupakan bentuk rasa frustrasi akibat kegagalan timnya melangkah lebih jauh. Meski demikian, pernyataan tajam dari sang striker Malaysia terlanjur menjadi bola liar yang terus diperbincangkan di berbagai kanal media sosial.
Protes publik yang diinisiasi oleh Bergson da Silva terkait pergeseran durasi injury time dikabarkan membuat federasi sepak bola Malaysia turut mengambil sikap resmi. Peristiwa perubahan waktu di laga Timnas Indonesia versus Bangladesh tersebut kabarnya bakal dibawa ke tingkat otoritas yang lebih tinggi untuk ditinjau ulang. Tensi panas persaingan dua negara serumpun ini pun makin memuncak menjelang bergulirnya laga-laga penentu berikutnya.
Di tengah kehebohan tuduhan yang dilayangkan oleh Bergson da Silva, kubu Timnas Indonesia memilih untuk tetap tenang dan mengalihkan fokus penuh ke partai final. Keputusan resulted wasit di lapangan hijau dinilai sudah sah secara regulasi pertandingan dan tidak bisa diganggu gugat. Skuad Garuda kini berkonsentrasi penuh menggembleng fisik dan taktik demi mengamankan gelar juara di hadapan pendukung sendiri.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : TNT Sports