LombokPost - Perseteruan panas antara Real Madrid dan Barcelona kembali memuncak seusai skandal Kasus Negreira memasuki babak baru di tingkat internasional. Badan sepak bola tertinggi Eropa, UEFA, secara resmi mengonfirmasi telah menerima berkas dokumen berukuran sangat besar dari manajemen Real Madrid terkait dugaan penyimpangan yang melibatkan rival abadi mereka tersebut. Langkah agresif klub asal ibu kota Spanyol ini makin memanaskan tensi persaingan dua raksasa La Liga di luar lapangan hijau.
Laporan resmi media Spanyol menyebutkan bahwa berkas yang dikirimkan oleh Real Madrid ke markas UEFA mencapai lebih dari 50.000 halaman. Dossier super tebal tersebut mencakup berbagai berkas analisis, barang bukti, hingga pernyataan tertulis yang dikumpulkan untuk memperkuat laporan atas skandal Kasus Negreira. Penyerahan dokumen berskala besar ini dinilai sebagai bentuk desakan nyata agar penyelidikan terhadap transaksi keuangan Barcelona segera dituntaskan.
Baca Juga: Mencuat Rencana Perpanjangan Kontrak Pemain AC Milan Christian Pulisic dan Strahinja Pavlovic
Seluruh materi dokumen dari Real Madrid kini telah secara resmi diteruskan kepada tim penilai khusus Ethics and Disciplinary Inspectors milik UEFA. Pihak otoritas menegaskan bahwa berkas tersebut akan dipelajari secara mendalam sebagai bagian dari peninjauan berkelanjutan terkait dugaan pelanggaran integritas kompetisi. Penanganan materi ini menunjukkan bahwa investigasi badan sepak bola Eropa itu terhadap skandal Kasus Negreira masih berjalan aktif.
Baca Juga: Statistik Real Madrid Musim Ini Jadi Tim Paling Malas Berlari di La Liga
Seiring penyerahan berkas berkeping-keping tersebut, pihak Real Madrid langsung merilis pernyataan sikap yang sangat tegas kepada publik. Manajemen klub berjuluk Los Blancos mendesak UEFA untuk mempercepat proses penyelidikan agar kepastian hukum dan keadilan dapat segera ditegakkan secara menyeluruh. Mereka menuntut agar keputusan final nantinya diambil murni berdasarkan fakta-fakta hukum yang berhasil terbukti di lapangan.
Pihak Real Madrid menilai penyerahan berkas skandal Kasus Negreira ini sangat krusial karena menyangkut marwah serta integritas seluruh kompetisi sepak bola Eropa. Pembayaran bernilai jutaan euro yang dilakukan Barcelona kepada mantan Wakil Presiden Komite Wasit Spanyol dianggap sebagai ancaman serius bagi sistem perwasitan. Oleh sebab itu, kubu Santiago Bernabeu merasa berkewajiban untuk mengawal proses hukum ini hingga tuntas di tingkat UEFA.
Baca Juga: Diego Simeone Puji Barcelona Tim Terbaik La Liga, Ungkap Rahasia Ketajaman Raphinha dan Lamine Yamal
Menanggapi manuver tajam dari rivalnya, pihak Barcelona langsung memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan persepsi publik. Manajemen tim Catalan secara tegas membantah narasi yang menyebutkan bahwa tindakan Real Madrid telah memicu lahirnya penyelidikan baru dari UEFA. Menurut pernyataan resmi Barcelona, prosedur pemeriksaan oleh dua inspektur disiplin UEFA sebenarnya telah berlangsung sejak tahun 2023 lalu dan memang tidak pernah ditutup.
Kubu Barcelona juga menegaskan komitmen penuh mereka untuk selalu bersikap kooperatif terhadap seluruh proses yang dijalankan oleh penegak hukum maupun UEFA. Manajemen Blaugrana merasa tidak ada hal baru yang perlu dikhawatirkan karena proses peninjauan tersebut merupakan kelanjutan dari tahapan sebelumnya. Mereka menilai langkah publikasi yang dilakukan Real Madrid sengaja dirancang untuk membangun opini negatif di tengah jalannya persidangan.
Baca Juga: Bocoran Ballon d'Or 2026 Bikin Gempar, Lamine Yamal Calon Pemenang Termuda Sejarah
Hingga saat ini, manajemen Barcelona mengonfirmasi bahwa UEFA belum menyerahkan salinan dokumen 50.000 halaman dari Real Madrid kepada tim hukum mereka. Otoritas tertinggi sepak bola Eropa itu juga belum meminta keterangan tambahan apa pun dari pihak klub terkait berkas terbaru tersebut. Dinamika persidangan skandal Kasus Negreira dipastikan akan terus bergulir panas dan menjadi sorotan utama jagat sepak bola dunia.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Marca