LombokPost-Keputusan kontroversial Federasi Sepak Bola Portugal menyerahkan nomor punggung 7 kepada Rafael Leao usai kepergian Cristiano Ronaldo menuai reaksi amat keras.
Mantan rekan setim sang megabintang semasa di Real Madrid, Sergio Ramos, secara terbuka meluapkan kekecewaan mendalam atas tindakan yang dinilai sangat tidak menghormati warisan sang legenda.
Bek tangguh berkebangsaan Spanyol tersebut menilai langkah cepat yang diambil manajemen Timnas Portugal sangat tidak sensitif terhadap situasi emosional yang tengah terjadi.
Sergio Ramos mengkritik keras sikap federasi yang dinilai terburu-buru memberikan nomor keramat tersebut kepada Rafael Leao di tengah suasana kekecewaan pendukung Cristiano Ronaldo.
Sikap dingin yang ditunjukkan internal tim nasional dianggap menjadi cermin minimnya penghargaan terhadap dedikasi dua dekade milik sang pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Menurut Sergio Ramos, nama besar Cristiano Ronaldo seharusnya diperlakukan secara terhormat dan tidak disamakan begitu saja dengan pemain biasa lainnya.
Baca Juga: Nomor 7 Langsung Dipakai Rafael Leao, Patrice Evra Sebut Timnas Portugal Tak Punya Rasa Hormat
"Menurut saya, ini benar-benar memalukan. Mereka bahkan tidak bisa menunggu situasi Ronaldo sedikit mereda sebelum memberikan nomor 7 kepada pemain lain. Cristiano Ronaldo bukan sekadar pemain lain yang meninggalkan tim nasional. Dia adalah nama terbesar dalam sejarah sepak bola Portugal," cetus Sergio Ramos.
Ia menambahkan bahwa nomor 7 di dalam tubuh skuad Selecao das Quinas memiliki makna historis mendalam yang dibangun lewat tetesan keringat serta deretan trofi bergengsi.
Tindakan tergesa-gesa tersebut dinilai Sergio Ramos memancarkan sinyal buruk mengenai cara sebuah federasi menghargai pengorbanan pahlawan olahraga mereka sendiri.
Baca Juga: Federasi Portugal Kehilangan € 160 juta Karena Kepergian Ronaldo
Meski begitu, eks kapten Los Blancos ini juga menggarisbawahi bahwa kritik tajamnya tidak ditujukan untuk mendiskreditkan potensi besar yang dimiliki oleh Rafael Leao.
Sergio Ramos merasa prihatin lantaran penyerang muda AC Milan tersebut justru ikut terseret ke dalam pusaran polemik jersey nomor 7 yang tidak perlu.
"Rafael Leão adalah pemain hebat, tetapi bahkan dia pantas mendapatkan sesuatu yang lebih baik daripada terseret ke dalam kontroversi ini. Portugal seharusnya membiarkan situasi mereda terlebih dahulu sebelum membuat keputusan yang begitu simbolis," jelas pria berusia 39 tahun itu menegaskan pandangannya.
Di akhir pernyataannya, Sergio Ramos mengingatkan bahwa sepak bola modern tidak hanya melulu berkutat tentang urusan teknis dan taktik di atas lapangan hijau.
Ia menegaskan pentingnya menjunjung tinggi etika serta rasa hormat kepada para tokoh ikonik yang telah mengukir sejarah emas bagi tim nasional maupun dunia sepak bola secara keseluruhan.
Editor : Kimda FaridaSumber : Marca