Kapten tim nasional Portugal dan penyerang Al Nassr itu merasa bahwa pencapaian serta konsistensinya membobol gawang lawan saat ini justru kerap dikesampingkan begitu saja oleh media maupun penggemar.
Di tengah pembicaraan mengenai masa depannya bersama tim nasional Portugal, rekaman wawancara Cristiano Ronaldo bersama jurnalis ternama Edu Aguirre kembali mencuri perhatian publik.
Dalam sesi wawancara yang berlangsung di Riyadh tersebut, Cristiano Ronaldo menyoroti bagaimana orang-orang sibuk menghitung sisa gol menuju rekor ketimbang menikmati aksi lapangannya.
"Orang-orang tidak mengapresiasi apa yang sedang saya lakukan saat ini, gol-gol yang saya cetak. Mereka justru lebih peduli dengan berapa banyak gol lagi yang harus saya cetak untuk mencapai 1.000 gol," kata Cristiano Ronaldo.
Baca Juga: Tanpa Obsesi Tak Kan Ada CR7, Thierry Henry Bela Cristiano Ronaldo untuk Tidak Dihakimi Cuma Karena
Bagi penyerang legendaris tersebut, mampu mempertahankan naluri mencetak gol di level kompetisi tertinggi pada usia yang tak lagi muda merupakan pencapaian luar biasa yang patut diapresiasi.
Namun, ia menyayangkan setiap kali mencetak gol ke gawang lawan, narasi yang berkembang selalu berpusat pada pertanyaan seberapa cepat ia bisa mengemas seribu gol.
Cristiano Ronaldo menegaskan bahwa seluruh rekor pribadi yang diraih sepanjang kariernya seharusnya mengalir secara alami tanpa perlu dipaksakan.
Ia tidak ingin terbeban oleh ekspektasi publik yang terus menuntut dirinya mencapai rekor statistik tertentu sebelum memutuskan pensiun.
Baca Juga: Zidane Angkat Topi untuk Cristiano Ronaldo di Tengah Drama Panas dengan Timnas Portugal
"Saya benar-benar tidak menyukai itu. Semuanya harus terjadi secara alami. Entah saya mencetak 920 gol, 925 gol, atau 930 gol. Saya adalah pemain terhebat sepanjang sejarah. Titik. Dalam hal mencetak gol, angka-angka yang berbicara," ujar Cristiano Ronaldo dengan penuh percaya diri.
Lebih lanjut, Cristiano Ronaldo menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak menjadikan angka seribu gol sebagai ambisi tunggal atau syarat mutlak penutup perjalanan kariernya.
Ia lebih memilih untuk menikmati setiap pertandingan yang dilakoni dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi tim.
Menutup pernyataannya, Cristiano Ronaldo mengaku pasrah dan menyerahkan seluruh perjalanan kariernya pada takdir.
Jika pada akhirnya rekor bersejarah seribu gol tersebut berhasil ia tembus, ia akan menyambutnya sebagai bonus besar atas kerja keras dan dedikasinya di dunia sepak bola.
Editor : Kimda FaridaSumber : Wawancara Edu Aguirre