LombokPost - Formasi 3-4-2-1 ala Ruben Amorim kemungkinan akan digunakan AC Milan.
Formasi itu adalah pakem Ruben Amorim sejak dari Sporting kemudian Manchester United.
Saat AC Milan berdua Salzburg di lanjutan liga Eropa, pakem ini kemungkinan digunakan.
Baca Juga: Tiga Gol Skema Set Piece Sudah Koyak Gawang AC Milan, PR Besar Skuad Ruben Amorim
Kiper: 16 Mike Maignan
3 Bek Sejajar:
- 23 Fikayo Tomori (RCB - bek kanan)
- 5 Koni De Winter (CB tengah)
- 31 Strahinja Pavlovic (LCB - bek kiri)
4 Gelandang Sejajar:
- 20 Omari Hutchinson (RWB - kanan, tipe winger yang dimundurkan)
- 30 Ardon Jashari (CM)
- 12 Adrien Rabiot (CM - jadi pengatur tempo)
- 33 Davide Bartesaghi (LWB - kiri, asli bek tapi didorong jadi wingback)
2 AMF di belakang striker:
- 8 Ruben Loftus-Cheek
- 70 Alphadjo Cisse
Striker Tunggal:
- 73 Francesco Camarda
Baca Juga: AC Milan Belum Kalah di Serie A Italia, tapi juga Belum Tampil Meyakinkan
Formasi AC Milan dengan 3 bek, 2 wingback naik tinggi, dan saat menyerang jadi 3-2-5 karena Omari Hutchinson dan Davide Bartesaghi sejajar penyerang dan saat bertahan jadi 5-4-1.
Omari Hutchinson bukan bek murni, dia winger, jadi tugasnya bukan bertahan dulu tapi stretching lapangan, hal serupa diharapkan dilakukan juga Davide Bartesaghi.
Adrien Rabiot dan Ardon Jashari dalam formasi ini dia double pivot tapi dituntut jadi box-to-box. Satu stay (Ardon Jashari), satu maju (Adrien Rabiot).
Baca Juga: 4-4-2 AC Milan Gagal, Balik Kucing 3-4-2-1 Cetak Gol, tapi Kebobolan dan Berakhir Imbang
Kemudian Ruben Loftus-Cheek dan Alphadjo Cisse adalah second striker AC Milan.
Tugasnya masuk kotak penalti seperti yang diminta Ruben Amorim, Ruben Loftus-Cheek kuat duel fisik, Alphadjo Cisse bertipe pelari.
Namun jika 2 pemain ini telat masuk kotak, Francesco Camarda akan terisolasi sendirian lawan 2 CB Salzburg.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post