Wali Kota menegaskan Dinas Pariwisata Kota Bima belum pernah berkoordinasi terkait rencana pengelolaan kolam Lawata oleh pihak ketiga. ’’Sejak kapan? Saya tidak tahu itu,” kata Lutfi dengan nada terkejut.
Dia mengatakan, sejauh ini pemerintah masih akan mengelola sendiri kolam tersebut. Kalau dikaitkan dengan kondisinya saat ini, dia berdalih karena pengaruh pandemi. Sehingga belum bisa dioperasikan. ’’Sekolah saja masih kita batasi, masa kolam mau kita buka full,” tegasnya.
Sebelumnya, Kadis Pariwisata Kota Bima Julkifli menyampaikan jika kolam lawata akan dikelola pihak ketiga. Rencananya ini diambil karena perawatan kolam membutuhkan tenaga profesional. Selain itu, untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Diketahui, kondisi kolam tak terawat dengan baik. Air kolam sudah berbau dan keramiknya sudah berlumut. Ditambah lagi, lampu hias sudah banyak yang tidak berfungsi. (tin/r8) Editor : Administrator