MATARAM-Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTB menyebutkan harga jagung mulai menggembirakan. Mereka mengklaim harga beli jagung di Pulau Sumbawa di atas Rp 4 ribu per kilogram (kg). Ini menanggapi aksi petani yang menimbun jagung lantaran harga yang dianggap belum bagus atau di atas Rp 3.500 per kg.
"Sudah banyak perusahaan yang datang ke Pulau Sumbawa membeli jagung. Harga juga sudah mulai naik. Tidak ada yang Rp 3.500 per kg, sudah di atas Rp 4 ribu per kg. Tergantung kadar airnya," tegas Kepala Distanbun NTB M Riadi yang dikonfirmasi, Kamis (26/5).
Dia menjelaskan, dari laporan Petugas Informasi Pasar di lapangan, tidak ada lagi petani jagung yang melaporkan harga jual jagung Rp 3.500 per kg.
Selain itu, pemerintah bersama petugas di lapangan tetap intens monitoring serta melakukan pengecekan di lapangan secara langsung. "Tidak ada keluhan itu kami terima," tegas Riadi.
Berdasarkan rata-rata harga jagung pekan ini, sambungnya, kisaran Rp 4.000-4.900 per kg.
"Dompu misalnya, harga yang semula Rp 3.500 per kg, naik Rp 500 menjadi Rp 4.000 kg dan di Sumbawa Rp 4.450 per kg," sebutnya.
Adapun prediksi atau perkiraan produksi jagung tahun 2022 sebanyak 1.618.588 ton dengan luas lahan 258,210 Hektare (Ha). Namun, realisasi produksi jagung hingga Sub Round II tahun 2022 (Januari-Juli) baru mencapai 147,773 ton dengan luas lahan 26,402 Ha. (ewi/r8)
Editor : Galih Mps