Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Anjing Diduga Rabies Ngamuk, Gigit Tiga Warga Madapangga Bima

Galih Mps • Selasa, 8 Agustus 2023 | 22:00 WIB
VAKSIN: Tim gabungan melakukan vaksinasi anti rabies terhadap hewan peliharaan warga Sekongkang, Sabtu (2/4). (HUMAS POLDA NTB FOR LOMBOK POST)
VAKSIN: Tim gabungan melakukan vaksinasi anti rabies terhadap hewan peliharaan warga Sekongkang, Sabtu (2/4). (HUMAS POLDA NTB FOR LOMBOK POST)

BIMA-Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) kembali menelan korban luka. Kali ini terjadi di Desa Tonda Kecamatan Madapangga, Senin (7/8).


Tiga orang warga warga menjadi korban gigitan anjing yang diduga rabies. Mereka adalah Wawan Setiawan, Junaidin, dan Humaira Ajhar. Nama terakhir ini baru berumur 2 tahun. Beruntung, ketiga korban tidak mengalami luka parah dan telah ditangani secara medis.


"Benar, ada kasus tiga warga yang digigit anjing yang dicurigai terjangkit rabies," kata seorang warga Desa Tonda Rustam.


Dia menceritakan, seekor anjing tiba-tiba saja berada di permukiman dan menyerang warga secara membabi buta. Awalnya, anjing yang diduga terjaring virus rabies itu menyerang Wawan. Kemudian kabur menuju jalan raya dan menggigit korban Humairah.


"Setelah menyerang dua orang ini, anjingnya lari masuk gang ke pemukiman penduduk. Kami tidak tahu persis dari mana datangnya anjing tersebut," terang dia.


Korban gigitan anjing tersebut tidak hanya Wawan dan Humairah. Anjing itu kemudian menyerang korban Junaidin yang tengah berdiri di gang. "Tidak lama setelah menggigit para korbannya, anjing berhasil ditangkap dan sudah mati," ungkapnya.


Rustam berharap, semua unsur terkait untuk terlibat dalam mencegah terjadi kasus serupa sehingga tidak ada korban lagi ke depannya. "Sebagai warga saya berharap kasus seperti ini menjadi perhatian serius karena sangat membahayakan keselamatan warga," harap dia.


Petugas IGD Puskesmas Madapangga Denis Sofyan menjelaskan, para korban gigitan anjing di Desa Tonda telah mendapat perawatan medis sesaat setelah kejadian. "Ketiga warga yang mengalami luka-luka itu telah mendapat perawatan medis. Untuk penanganan awal telah mencuci bagian luka dengan sabun dan air mengalir selama 15 menit," katanya.


Selain itu, lanjut dia, pada korban juga telah diberi vaksin jenis var H0 2 pada bagian lengan kiri dan kanan. ”Selain mendapat vaksin di hari pertama, korban disuruh datang lagi pada hari ke 7 dan 21,” ujarnya.


Kepala Puskesmas Madapangga Syafrudin menjelaskan, jumlah kasus rabies di Kecamatan Madapangga cukup lumayan. "Untuk bulan ini saja, mulai tanggal 1 sampai sekarang sudah ada tujuh kasus. Selama Januari sampai Agustus ini, totalnya ada 31 kasus," sebut dia. (man/r8)

Editor : Galih Mps
#Bima