Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tega, Siswi SMP Asal Bima ini Buang Bayinya di Parit

Galih Mega Putra S • Kamis, 19 Oktober 2023 | 19:30 WIB
BAYI DIBUANG: Seorang anggota Polsek Lambu mengambil bayi yang dibuang di parit, beberapa hari lalu.(POLSEK LAMBU FOR LOMBOK POST)
BAYI DIBUANG: Seorang anggota Polsek Lambu mengambil bayi yang dibuang di parit, beberapa hari lalu.(POLSEK LAMBU FOR LOMBOK POST)

LombokPost-Penemuan bayi dalam kondisi hidup di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima akhirnya terungkap. Bayi malang itu ternyata sengaja dibuang sang ibunya yang masih duduk di bangku kelas SMP inisial AI.

Kini, AI diamankan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bima Kota untuk kepentingan pengungkapan ayah dari sang bayi. Sementara bayinya telah diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bima untuk ditangani lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun, AI melahirkan anaknya di dalam toilet rumahnya Minggu malam (15/10). Karena khawatir diketahui warga, dia lalu membuang darah dagingnya ke dalam parit, yang tidak jauh dari rumah.

Kepala UPTD PPA Kabupaten Bima M Umar mengatakan penyerahan bayi malang itu disaksikan pihak keluarga, LPA, Peksos dan pihak terkait lain. Sejumlah lembaga itu juga ikut membantu untuk penuhi kebutuhan sang bayi.

"Kita sama-sama ikut membantu untuk pemenuhan kebutuhan bayi," katanya, kemarin. Begitu juga dengan perlakuan terhadap terduga pelaku. Dia juga diberikan pendampingan hukum guna pemulihan psikologi dan tidak trauma atas peristiwa yang menjeratnya.

Sementara Peksos Kabupaten Bima Abdul Hidayat memastikan bahwa pelaku akan diberikan pendampingan hukum. Karena yang bersangkutan merupakan anak di bawah umur.

Ketika disinggung kronologi peristiwa, Abdul Hidayat enggan berkomentar banyak. Namun, dia memastikan bahwa pelaku diduga tidak seorang diri saat proses melahirkan. "Itu ranah kepolisian. Yang jelas, pelaku itu tidak lahir seorang diri," bebernya.

Diketahui, bayi itu ditemukan warga di dalam parit kawasan pemukiman desa setempat. Bayi tersebut ditemukan setelah sejumlah warga mendengar tangisan bayi di sekitar TKP.

Bayi malang itu lalu ditemukan tanpa sehelai kain di tengah tumpukan sampah. Setelah itu, bayi dibawa ke Puskesmas terdekat untuk diberikan penangan medis. (jlo/r8)

Editor : Kimda Farida
#Polres Bima #bayi #Bima