Bibit Bantuan Program Small Grand Bank Dunia di Dompu yang Tak Sesuai Spek Akan Diganti
Galih Mega Putra S• Selasa, 19 Desember 2023 | 14:25 WIB
SESUAI SPEK: Contoh bibit kemiri yang sesuai spek.(ISTIMEWA/LOMBOK POST)
LombokPost-Ribuan batang bibit pohon kemiri yang diduga tidak memenuhi spesifikasi akan segera diganti.
Diketahui, lima kelompok tani hutan (KTH) wilayah BKPH Ampang Riwo, Dompu tahun ini menolak bibit pohon bantuan program small grand Bank Dunia. Karena bantuan bibit pohon pendampingan dari lembaga Strengthning Social Forestry (SSF) tidak sesuai spek.
Kepala Balai Kesatuan Pengelola Hutan (BKPH) Ampang Riwo Faruk mengatakan, sejak adanya aksi penolakan dari KTH, pihaknya langsung bergerak cepat mengkoordinasikan dengan pendamping SSF dan pihak rekanan. "Saat itu juga sudah kita minta bibit diganti sesuai spek yang ada," kata Faruk.
Sampai dengan saat ini, proses penggantian bibit kemiri untuk tiga kelompok itu dalam tahap mobilisasi. Proses ini, menurut dia, lumayan memakan waktu. Karena bibit harus didatangkan dari pulau Jawa. "Spek itu (tinggi pohon 1 meter, red) tidak ada di Bima Dompu. Hanya ada di pulau Jawa," jelas Faruk didampingi Kasi P2HPM BKPH Ampang Riwo Muhlis Qosym.
Sebelum akhir tahun 2023, bibit-bibit itu dipastikan sudah tuntas tertangani dan langsung dibagikan ke masing-masing KTH. "Termasuk bibit Okulasi yang kurang akan dituntaskan semua," ujarnya.
Salah seorang tenaga pendamping lembaga SSF Bank Dunia Ida Wahyuni menyampaikan, bibit pohon itu dalam proses mobilisasi oleh pihak pengada. "Sudah diganti tapi masih dalam perjalanan," klaimnya.
Hasil koordinasi dengan pihak pengadaan, tambah ida, bibit itu akan tiba di Dompu dalam waktu dekat ini. "Infonya dalam satu dua hari lagi," tandasnya. (am/r8).