LombokPost-Puluhan orang pendukung salah satu caleg dari salah satu partai politik memblokir jalan negara di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Sabtu (16/2).
Blokade yang mulai berlangsung sekitar pukul 11.10-12.15 Wita itu menyusul kecurigaan terjadi penggelembungan suara pada salah satu TPS di Dapil 2 Kabupaten Bima.
Pendukung caleg tersebut menuntut agar Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan rekapan hasil perolehan suara diberikan.
Informasi yang dihimpun, massa tiba-tiba memblokade jalan di Desa Tambe. Massa meminta penjelasan atas dugaan penggelembungan surat suara.
Massa mencurigai terjadi penggelembungan perolehan suara berdasarkan jumlah DPT yang tidak sesuai dengan hasil rekapan perolehan suara.
Sebelum munculnya reaksi blokade jalan, massa telah mendatangi petugas KPPS di Desa Woro untuk meminta DPT maupun salinan rekapan perolehan suara.
Namun tidak diberikan oleh petugas dengan berbagai pertimbangan.
Kapolsek Bolo, Iptu Nurdin yang dikonfirmasi, membenarkan terjadi blokade jalan di Desa Tambe.
”Setelah kita lakukan negosiasi, massa akhirnya membuka kembali jalan,” ucapnya.
Nurdin mengatakan, massa mencurigai terjadi penggelembungan perolehan suara pada salah satu desa di Kecamatan Madapangga.
”Ini baru kecurigaan mereka saja. Dan mereka meminta agar DPT maupun salinan rekapan. Itu sudah dapat dijelaskan,” pungkasnya. (man/r12)
Editor : Kimda Farida