Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Banjir Bandang Bima, Satu Korban Ditemukan Tewas, Enam Orang Masih Dicari

M Islamuddin • Senin, 3 Februari 2025 | 07:17 WIB
Warga mengevakuasi jasad Irma yang hanyut terseret banjir di Desa Wora, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Senin pagi (3/2). (Istimewa/Lombok Post)
Warga mengevakuasi jasad Irma yang hanyut terseret banjir di Desa Wora, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Senin pagi (3/2). (Istimewa/Lombok Post)

LombokPost - Salah seorang korban terseret banjir bandang di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Irma, 40 tahun, ditemukan tewas sekitar pukul 07.00 Wita, Senin pagi (3/2).

“Korban hanyut asal Desa Wora sudah ditemukan beberapa saat lalu dalam kondisi meninggal,” kata Camat Wera Ilham.

Korban Irman ditemukan oleh warga setempat yang tengah melakukan pencarian. “Korban ditemukan tersangkut di antara tumpukan rongsokan kayu di pinggir sungai Desa Wora,” terangnya.

Korban Irman diduga terseret banjir saat berada di sawah. “Korban setiap hari ada di sawah, menurut informasi dari keluarganya,” ungkap Ilham.

Jenazah korban saat ini sudah dievakuasi di rumah duka dan rencananya akan dikebumikan hari ini juga. 

Ilham mengatakan, saat ini tim dari Basarnas, TNI, Polri dan dibantu masyarakat sedang mencari enam korban hilang lainnya asal Desa Nanga Wera. “Mudah-mudahan para korban cepat ditemukan dalam kondisi selamat. Kita doakan bersama,” ujarnya. 

Adapun korban yang masih dalam pencarian,  yakni Ilham Sandu, 80 tahun; Haikal, 5 tahun; Aryani, 32 tahun; Irgi, 10 bulan; Juliani, 30 tahun; dan Aisyah, 3 tahun.

Sebelumnya, Desa Nanga Wera dan Desa Wora dilanda banjir bandang, Minggu malam (2/2). Tujuh orang dilaporkan hilang terseret banjir bersama rumah mereka.

Selain itu, sejumlah kios tempat tinggal warga juga dilaporkan hanyut dan rusak. Tiga unit jembatan putus. (man)

Editor : Jelo Sangaji
#banjir bima #Banjir Bandang #Banjir Wera #Bima