Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mutasi Perdana Wali Kota Bima, Sekda Mukhtar "Diparkir" Jadi Staf Ahli

M Islamuddin • Kamis, 28 Agustus 2025 | 09:11 WIB

Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin melantik 82 pejabat di aula Maja Labo Dahu kantor wali kota setempat, Rabu (27/8).
Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin melantik 82 pejabat di aula Maja Labo Dahu kantor wali kota setempat, Rabu (27/8).

LombokPost - Mutasi perdana Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin dan Feri Sofiyan (Man-Feri) menyasar 82 pejabat. Salah satunya posisi sekda.

Mukhtar yang sudah 7 tahun menduduki kursi Sekda Kota Bima digeser. Dia "diparkir" dalam jabatan baru sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Kota Bima.

Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin menegaskan, pelantikan ini tidak boleh dipandang sekadar seremonial rutin. Melainkan sebuah momentum penting dalam menggerakkan roda birokrasi Kota Bima agar semakin efektif, disiplin, dan berintegritas.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan hari ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk meneguhkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tegas Wali Kota.

Baca Juga: Wali Kota Bima Ancam Copot Kadis Tak Serius Urus Data

Aji Man sapaan akrab wali kota mengingatkan, jabatan yang diemban bukanlah hadiah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

"Jangan pernah melihatnya sebagai hasil suka atau tidak suka, atau sebagai buah dari kepentingan politik," katanya.

Dia mengklaim, tidak ada unsur politik atau  kepentingan kelompok dalam mutasi. "Mutasi ini hanyalah kebutuhan organisasi untuk memastikan bahwa setiap kursi birokrasi ditempati oleh orang yang tepat, di waktu yang tepat, dan untuk tugas yang tepat,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Gadis di Bima Dicekoki Miras lalu Diperkosa, Satu Pelaku Ditangkap, Dua Masih Buron

Aji Man juga menegaskan, mutasi dan rotasi tersebut merupakan yang pertama di masa kepemimpinannya. Tujuannya murni untuk mendorong agar “gerbong birokrasi” Kota Bima bergerak semakin cepat, solid, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

"Setiap pejabat harus menyadari bahwa dirinya adalah abdi negara yang siap ditempatkan di mana saja," ingatnya.

Pejabat dituntut untuk siap ditempatkan di manapun, selama itu untuk kepentingan masyarakat. "Tugas kita adalah menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemkot Bima Usulkan 2.691 Honorer Jadi PPPK Paro Waktu

Wali Kota menjelaskan, mutasi ini awal dari babak kerja keras yang baru. "Jabatan tidak boleh dimaknai sebagai sarana memperkaya diri, melainkan sebagai ladang pengabdian demi kesejahteraan rakyat," jelas Aji Man.

Dia menyadari, keputusan rotasi dan mutasi ini tentu tidak bisa memuaskan semua pihak. Namun, dia mengajak seluruh jajaran untuk menilai keputusan ini dengan jernih.

“Saya sadar, melalui keputusan hari ini pasti ada pihak yang merasa kurang puas. Namun sekali lagi saya tegaskan, bahwa saya dan Pak Wakil hanyalah manusia biasa. Keputusan ini sudah kami pertimbangkan dengan sungguh-sungguh demi kebutuhan organisasi. Biarlah waktu yang akan membuktikan hasilnya,” kata Wali Kota.

Adapun sejumlah pejabat yang digeser berdasarkan Keputusan Wali Kota Bima Nomor: 800.1.3.3/6044/ΒKPSDM/VIII/2025. Mukhtar yang sebelumnya Sekda Kota Bima kini digeser menjadi Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Kota Bima.

Baca Juga: Jaksa Mulai Dalami Hasil Pemeriksaan Saksi Dugaan Korupsi Proyek GOR Panda Bima

Ahmad Mufrad dipercaya menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima. Sebelumnya, dia menjabat Staf Ahli Bidang Kesra Setda Kota Bima.

Sukarno yang sebelumnya Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik ditunjuk menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima.

Siswadi kini menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bima. Sebelumnya, dia menjabat Sekretaris DPRD Kota Bima. 

Baca Juga: Kejati NTB Usut Dugaan Korupsi Proyek GOR Panda Bima, Sejumlah Pejabat Hingga Kontraktor Diperiksa

Supratman kini menduduki jabatan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, setelah sebelumnya memimpin Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga.

Agus Purnama bergeser dari Kadis PUPR menjadi Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman.

A Faruk dipercaya memimpin BPBD Kota Bima usai menjabat Kadis Perkim.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Bawang, Pemotongan Gaji ASN, dan GOR Bima Bertahun-tahun Mangkrak di Polda NTB

Yuliana menempati kursi Kadis Penanaman Modal dan PTSP, menggantikan posisinya di Dinas Sosial.

Didi Fahdiansyah kini memimpin Dinas PUPR, meninggalkan posisi Kepala Dinas Damkar.

Ichwanul Muslimin dari Kadis Ketahanan Pangan menjadi Kadis Pengendalian Penduduk dan KB.

Syarief Rustaman dari DLH naik memimpin Bappeda Kota Bima.

Suharni kini menjabat Staf Ahli Wali Kota Bidang Kesra dan SDM, setelah memimpin Dinas Pengendalian Penduduk dan KB.

Mahfud memimpin Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, setelah sebelumnya menjabat Kadis Kominfotik.

Baca Juga: Pabrik Garam Rp 11 Miliar Tak Beroperasi Maksimal, Pemprov NTB Minta Pemkab Bima Jangan Diam

Lalu Sukarsana kini mengomandoi Dinas Sosial, meninggalkan Dinas PTSP.

Muhammad Natsir, bergeser dari Kepala Dinas Pariwisata ke Kepala Badan Kesbangpol.

Abdul Haris dipercaya menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Pembangunan, usai menjabat Kepala BPKAD.

Arif Roesman Effendy, kini menakhodai Badan Riset dan Inovasi Daerah, setelah memimpin BKPSDM.

Baca Juga: Kejari Bima Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Pengelolaan Air Limbah Domestik

Gufran bergeser dari BPBD ke Kadis Ketahanan Pangan.

Muhammad Hasyim kini memimpin Dinas Kominfotik usai menjabat Kepala Kesbangpol.

A. Rafik memimpin Dinas Damkar, meninggalkan kursinya di Badan Riset dan Inovasi Daerah.

Selain itu, jabatan sekretaris dinas, camat, lurah, hingga kepala puskesmas juga mengalami pergeseran. Total 82 pejabat dimutasi, dirotasi, dan dipromosi.

Editor : Jelo Sangaji
#Sekda Kota Bima #Wali Kota Bima #Kota Bima #mukhtar #Mutasi #HA Rahman #Pemkot Bima