Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kementerian PU Perbaiki Jalan Nasional Arah Bandara Bima Hingga Sape

M Islamuddin • Senin, 29 September 2025 | 09:44 WIB
Jalan nasional sepanjang 120 Km di Bima mulai diperbaiki. (Dok Kementerian PU)
Jalan nasional sepanjang 120 Km di Bima mulai diperbaiki. (Dok Kementerian PU)

LombokPost - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperbaiki ruas jalan nasional sepanjang 120 kilometer (Km) di Bima. Preservasi jalan ini untuk memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus menurunkan biaya logistik.

Pekerjaan meliput ruas Jalan Sila–Batas Kota Bima–Raba–Sape–Padolo III. Ruas tersebut menjadi jalur utama yang menghubungkan kawasan industri, pelabuhan, bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, dan destinasi wisata di Kabupaten dan Kota Bima.

Perbaikan jalan ini merupakan program Satuan Kerja PJN Wilayah III NTB yang mengelola ruas jalan nasional di Pulau Sumbawa sepanjang 360 km.

Di 2025 ini, penanganan difokuskan pada 120 km yang meliputi Batas Kota Dompu–Sila (24,48 km), Sila–Talabiu (16,63 km).

Selanjutnya, Talabiu–Batas Kota Bima (15,90 km). Ruas-ruas tersebut menghubungkan akses menuju Bandara Sultan Muhammad Salahuddin dan Pelabuhan Bima.

Selain ruas utama, preservasi juga dilakukan di dalam Kota Bima. Yakni Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Sultan Kaharuddin, Jalan Sutami, dan ruas Raba–Sape. Pekerjaan dilaksanakan dalam dua tahap oleh PT Citra Nusra Persada.

Tahap awal mencakup pemeliharaan rutin sepanjang 24,88 km dengan nilai kontrak Rp 5,88 miliar.

Sementara tahap lanjutan yang dimulai 4 Juni 2025 senilai Rp 15,4 miliar, yang meliputi pemeliharaan rutin 24,80 km, pemeliharaan kondisi jalan 24,60 km, pemeliharaan penunjang 10,46 km, perbaikan drainase 244 meter, titik rawan longsor 100 meter, dan pemeliharaan jembatan 808,6 meter.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, peningkatan kualitas jalan nasional merupakan bagian dari strategi pemerintah memperkuat jaringan transportasi.

“Kondisi jalan yang mantap dapat mempercepat waktu tempuh kendaraan. Sekaligus menurunkan biaya logistik, menekan harga barang, serta mempermudah aktivitas masyarakat,” kata Dody dalam keterangan tertulisnya, akhir pekan lalu.

Dia menambahkan, dengan pemeliharaan berkesinambungan, pemerintah berharap umur jalan lebih panjang dan kualitasnya tetap terjaga.

Selain mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, peningkatan jalan nasional diharapkan memberi dampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya distribusi hasil pertanian seperti jagung.

Editor : Jelo Sangaji
#Jalan Nasioal #kementerian pu #Bima #jalan rusak