LombokPost - Motif Arif, 32 tahun, warga Desa Samili, Kecamatan Woha, Bima menikam istrinya hingga tewas terungkap. Ternyata, dia sakit hati dan cemburu.
Kasatreskrim Polres Bima AKP Abdul Malik mengatakan, penyidik telah memeriksa pelaku.
Kepada polisi, Arif mengaku menghabisi istrinya karena cemburu.
Baca Juga: Sempat Baku Tembak, Tiga Warga Bima Pemburu Rusa di Pulau Komodo Ditangkap Polisi
"Motifnya, pelaku cemburu kepada istrinya," kata dia, Rabu (17/12).
Selain itu, Arif juga sakit hati karena sering dipasung orang tuanya saat sedang sakau. Arif dan Dini juga kerap bertengkar dan cekcok.
"Pelaku ini cemburu dan pemakai aktif (narkoba)," ungkap kasat.
Baca Juga: Diduga Cemburu, Suami di Bima Tikam Istri hingga Tewas
Diketahui, korban Dini, 30 tahun tewas ditikam Arif, Senin malam (15/12).
Peristiwa berdarah itu berawal saat korban pergi mencari suaminya.
Dia berangkat dari dari rumahnya di Samili dan menelusuri keberadaan suaminya hingga Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Bima.
Sekitar pukul 22.50 Wita, dia mendapati suaminya sedang duduk di salah satu kos Kalaki.
Dia pun mengajak suaminya pulang untuk pulang ke rumah. Suaminya pun mengiyakan ajakan istrinya
Berselang beberapa menit, korban meminta izin untuk mengambil handphone di jok motornya.
Namun tiba-tiba suaminya langsung melakukan menusuk bagian dada dan perut korban beberapa kali menggunakan belati.
Baca Juga: Lawan Polisi, Pembawa Sabu Setengah Kilogram di Bima Ditembak
Berdasarkan keterangan medis, korban mengalami tiga luka tusuk di bagian perut dan satu kali di bagian dada satu kali dengan ke dalaman sekiar centimeter.
Kasatreskrim Polres Bima AKP Abdul Malik membenarkan adanya insiden penganiayaan yang melibatkan pasangan suami istri tersebut.
"Kami masih periksa saksi-saksi untuk kepentingan penetapan tersangka. Saat ini dia sudah ditahan," tandas Malik. (gun/r5)
Editor : Kimda Farida