Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kasus Hilangnya Kifen di Gunung Sangeang Api Mulai Terungkap, Dua Rekan dan Ayahnya Diperiksa Polisi

M Islamuddin • Jumat, 26 Desember 2025 | 14:37 WIB

 

Kifen berpose di Gunung Sangeang Api sebelum dinyatakan hilang, pekan lalu.
Kifen berpose di Gunung Sangeang Api sebelum dinyatakan hilang, pekan lalu.

LombokPost - Polres Bima Kota terus menyelidiki hilangnya Kifen, 18 tahun, di Gunung Sangeang Api. Dua rekannya dan orang tuanya telah diperiksa polisi.

Kasatreskrim Polres Bima Kota AKP Dwi Kurniawan Kusuma Putra mengatakan, hingga saat ini penyidik telah memeriksa tiga orang saksi terkait peristiwa tersebut. Mereka terdiri dari dua rekan korban yang ikut berburu yakni Meri dan Kafun, serta ayah Kifen.

“Statusnya masih saksi. Kami hanya memanggil dan meminta keterangan, bukan mengamankan,” kata Dwi, Jumat (26/12).

Sementara, rekan korban lainnya bernama Aldi, masih berada di lokasi bersama tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian di area gunung.

Diketahui, Kefin berangkat bersama tiga rekannya Meri, Aldin, dan Kafun menuju puncak Gunung Sangeang Api, Sabtu (13/12). Mereka hendak berburu kambing liar.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 19.00 Wita, mereka beristirahat dan tidur di goa (karombo). Keesokan harinya, Aldin dan Kifen mendaki duluan menuju puncak. Sementara Meri dan Kafun memasak dulu dan menyiapkan bekal menuju puncak.

Setelah selesai memasak sekitar Pukul 08.00 Wita, mereka berdua melanjutkan perjalanan mengikuti Aldin dan Kifen. Dalam perjalanan mereka bertemu dengan Aldin yang turun kembali. 

Beberapa jam kemudian mereka mulai gelisah karena Kifen tidak muncul. Terlebih lagi, mereka sudah melewati batas waktu perjanjian untuk bertemu di titik yang telah disepakati. 

Selanjutnya, siang itu mereka mulai melakukan pencarian mandiri. Beberapa kali naik sampai ke puncak dan turun sampai ke lokasi awal bertemu dengan Aldin.

Di situ, mereka menunggu hingga pukul 08.00 Wita, Senin (15/12). Namun Kifen tak kunjung kembali.

Rekan Kifen pun melaporkan ke warga hingga Kantor SAR Mataram. Namun setelah beberapa hari pencarian dan tidak membuahkan hasil, tim SAR secara resmi menutup operasi SAR pencarian Kifen, Rabu (17/12). Namun pencarian dibuka kembali atas permintaan Pemkab Bima.

Belakangan ini muncul berbagai spekulasi, mulai dari dugaan Kifen hilang di Gunung Sangeang Api hingga isu dia terkena tembakan dan meninggal dunia.

Menanggapi hal tersebut, AKP Dwi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami minta masyarakat tidak berspekulasi. Kami akan memaksimalkan penyelidikan. Mohon doa dan dukungannya,” tegasnya.

Editor : Jelo Sangaji
#Polres Bima Kota #Gunung Sangeang Api #Bima #kifen