Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bukan Sidak Biasa! Bupati Ady dan Wabup Irfan 'Serbu’ Dinas Pariwisata Bima, Dorong Pengembangan Destinasi Wisata

Nurul Hidayati • Selasa, 20 Januari 2026 | 19:37 WIB
Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Dinas Pariwisata (Diparda) Kabupaten Bima, Selasa (20/1).
Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Dinas Pariwisata (Diparda) Kabupaten Bima, Selasa (20/1).

LombokPost - Menandai komitmen kuat dalam pembenahan sektor pariwisata, Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Irfan Zubaidy melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Dinas Pariwisata (Diparda) Kabupaten Bima, Selasa (20/1).

​Bertempat di kawasan Taman Wisata Pantai Kalaki, Palibelo, kehadiran pimpinan daerah yang turut didampingi Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi.

Ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sekaligus mematangkan strategi pengembangan destinasi wisata sebagai lumbung pendapatan daerah.

Baca Juga: Bupati Bima Serahkan 13.970 SK PPPK Paro Waktu, Proyeksi Gaji Rp 300 Ribu Hingga Rp 2 Juta per Bulan

Dalam arahannya kepada Plt Kadis Pariwisata Aris Gunawan, Bupati Ady Mahyudi menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan aset.

Bupati secara khusus menginstruksikan jajaran Diparda untuk segera melakukan langkah-langkah nyata dalam menyelamatkan aset daerah yang terbengkalai.

​"Kita harus menjajaki kerjasama pemeliharaan dan pengelolaan destinasi wisata dengan pihak ketiga. Tujuannya agar seluruh destinasi kita tertata dengan baik, lebih profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi PAD," tegas Bupati Ady.

Baca Juga: Mutasi Perdana, 30 Pejabat Dirombak, Bupati Bima Minta Pejabat Baru Gas Program Prioritas

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Irfan Zubaidy menyoroti aspek kebersihan yang menjadi syarat mutlak kemajuan pariwisata. 

Ia menegaskan bahwa wisatawan tidak akan datang jika destinasi kotor, terutama oleh sampah plastik.

Baca Juga: Bupati Bima Minta ASN Perkuat Pelayanan Publik

​Wabup Irfan meminta 100 personel Diparda (45 PNS dan 55 tenaga PPPK/Non ASN) untuk menjadi garda terdepan dalam gerakan kebersihan.

"Kita harus mulai dari lingkungan kantor sendiri, lalu menyasar tempat wisata. Kita bersihkan sampah plastik agar Bima bisa menerapkan Zero Waste seperti daerah wisata maju lainnya," ujar Wabup.

Sidak ini juga menjadi ajang diskusi substansial mengenai peningkatan kinerja pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Diparda. Pemerintah daerah berharap, dengan adanya koordinasi langsung di lapangan, hambatan-hambatan teknis dalam pengembangan pariwisata di lintas Bima-Sumbawa dapat segera teratasi.

Editor : Jelo Sangaji
#Pendapatan #zero waste #wisata #daerah #Bima