LombokPost-Seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pulau Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. Dia sempat terombang-ambing di tengah laut selama dua hari.
Korban bernama Beadin, 60 tahun, warga Desa Sangiang, ditemukan oleh nelayan setempat sekitar 28 mil laut (nautical mile) di sebelah barat Gunung Sangiang, Kamis sore (23/7).
Sebelumnya, korban pergi melaut sekitar pukul 17.10 Wita, Selasa (21/7). Dia berangkat sendirian menggunakan perahu untuk mencari ikan di sekitar barat laut perairan Pulau Sangiang.
Baca Juga: Anak Eks Bupati Bima Dipolisikan, Diduga Gelapkan Uang Bisnis Jagung Rp 3,8 Miliar
Korban yang biasanya sudah kembali pada pukul 21.00 Wita tidak kunjung pulang hingga Rabu pagi (22/7). Khawatir, keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Bima.
Koordinator Pos SAR Bima M Firdaus mengatakan, informasi penemuan korban diterima saat Tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian.
"Berdasarkan keterangan dari Saifullah, salah satu nelayan asal Desa Sangiang yang ikut serta dalam proses evakuasi, korban ditemukan pada Kamis sekitar pukul 16.00 Wita dalam keadaan terombang-ambing di atas perahunya oleh nelayan setempat," kata Firdaus dalam keterangannya, Jumat (24/7).
Baca Juga: Calon Kasek 'Titipan' Tak Lolos, Sekolah Disegel, Pemkab Bima: Jabatan Bukan Kebutuhan Kelompok
Tim SAR melakukan operasi pencarian sehari setelah menerima laporan, namun dihentikan sementara karena belum membuahkan hasil. Pencarian kemudian dilanjutkan kembali Kamis pagi mulai pukul 06.30 Wita.
Tim SAR gabungan mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Pos SAR Bima bersama perahu-perahu nelayan untuk memperluas area pencarian di sekitar perairan Pulau Sangiang.
"Setelah ditemukan, Beadin langsung dievakuasi menuju kediamannya di Desa Sangiang," jelas dia.
Baca Juga: Kejari Bima Selidiki Dugaan Korupsi Dana KUR, Lima Pejabat BRI dan 31 Nasabah Diperiksa
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Pos SAR Bima, Polairud Kota Bima dan Kabupaten Bima, Polsek Wera, Babinsa Desa Sangiang, Bhabinkamtibmas Wera, TSBK Bima, perangkat Desa Sangiang, para nelayan, serta masyarakat setempat.
Editor : Jelo SangajiSumber : Lombok Post