Pemkab Dompu-TN Tambora Berkolaborasi Kembangkan Destinasi Wisata Berbasis Konservasi

Jelo Sangaji • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 15:34 WIB
Bupati Dompu Bambang Firdaus dan Kepala Balai TN Tambora Abdul Azis Bakry membahas pengembang kawasan Tambora di ruang kerja bupati, Rabu (5/8).
Bupati Dompu Bambang Firdaus dan Kepala Balai TN Tambora Abdul Azis Bakry membahas pengembang kawasan Tambora di ruang kerja bupati, Rabu (5/8).

LombokPost-Pemkab Dompu bersama Balai Taman Nasional (TN) Tambora memperkuat sinergi dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan Tambora sebagai destinasi wisata berbasis konservasi.

Langkah tersebut dibahas dalam audiensi Kepala Balai TN Tambora Abdul Azis Bakry bersama Bupati Dompu Bambang Firdaus di ruang kerja bupati, Rabu (5/8).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bambang Firdaus menyampaikan apresiasi atas upaya Balai TN Tambora dalam menjaga kelestarian kawasan sekaligus mempromosikan potensi wisata yang dimiliki gunung bersejarah tersebut. Pemkab Dompu, kata dia, mendukung berbagai program pengelolaan yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor.

"Tambora memiliki keunggulan yang tidak banyak dimiliki kawasan lain, yakni akses kendaraan yang dapat menjangkau kawasan Kaldera. Potensi tersebut dinilai menjadi daya tarik tersendiri untuk mendorong kunjungan wisatawan," katanya.

Baca Juga: Bupati Dompu Wawancarai Langsung 33 Kandidat Kepala OPD, Dewan: Bentuk Komitmen Terapkan Sistem Merit

Selain itu, kekayaan hayati, bentang sabana, serta lanskap alam Tambora yang masih terjaga harus terus dilestarikan dan dipromosikan. "Potensi tersebut saling melengkapi dengan destinasi wisata unggulan Dompu lainnya, termasuk wisata Hiu Paus," terangnya.

Bambang menegaskan, pengembangan kawasan TN Tambora harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Peluang usaha di sektor jasa pemandu wisata, akomodasi, hingga pemasaran produk unggulan daerah diharapkan semakin berkembang seiring meningkatnya aktivitas pariwisata.

Di sisi lain, dia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kawasan dan menerapkan pengelolaan sampah yang baik sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.

"Pengembangan kawasan harus tetap memperhatikan aspek konservasi. Keamanan, kebersihan, dan pengelolaan lingkungan menjadi prioritas agar ekosistem tetap terjaga," ujarnya.

Baca Juga: Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Dorotangga Dompu, Sita Sabu 20,46 Gram

Ke depan, Pemkab Dompu juga mendorong percepatan peningkatan akses menuju kawasan Tambora serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak.

"Ini agar kawasan tersebut menjadi salah satu ikon kebangkitan pariwisata Dompu berbasis konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyaraka," jelasnya.

Kepala Balai TN Tambora Abdul Azis Bakry mengatakan, hingga saat ini kondisi ekosistem TN Tambora masih terjaga dengan baik. Pengawasan kawasan terus dilakukan secara rutin untuk mencegah perambahan maupun kerusakan lingkungan.

"Jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat seiring semakin dikenalnya potensi wisata Tambora," katanya.

Abdul Azis juga memaparkan sejumlah program pengembangan yang akan dilaksanakan, di antaranya peningkatan fasilitas pendukung, pengembangan jalur pendakian, serta kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha di sekitar kawasan.

Baca Juga: Polisi Janji Transparan Tangani Kasus Dugaan Pencabulan Berujung Pengeroyokan di Manggelewa Dompu

Menurutnya, sinergi antara Balai TN Tambora dengan Pemkab Dompu menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan kawasan yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami berharap dukungan pemerintah daerah terus berlanjut, terutama dalam peningkatan aksesibilitas, kebijakan, dan arah pembangunan sehingga seluruh program dapat berjalan optimal dan memberi manfaat yang lebih luas," jelasnya.

Editor : Jelo Sangaji
Sumber : Lombok Post
Pemkab Dompu Tambora Balai TN Tambora Bambang Firdaus