Polisi Selidiki Penyebab Kematian WNA Arab Saudi di Bima

Jelo Sangaji • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 15:42 WIB
Tim Inafis Satreskrim Polres Bima melakukan olah TKP di rumah tempat ditemukan MSM meninggal dunia, Selasa dinihari (4/8).
Tim Inafis Satreskrim Polres Bima melakukan olah TKP di rumah tempat ditemukan MSM meninggal dunia, Selasa dinihari (4/8).

LombokPost-Seorang warga negara asing (WNA) asal Dammam, Arab Saudi, berinisial MSM, 52 tahun, meninggal dunia setelah ditemukan dalam kondisi lemah di kediamannya di Desa Oi Saro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

MSM meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Puskesmas Sanggar, Selasa dinihari (4/8). Penyebab pasti kematiannya belum dapat dipastikan karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

Baca Juga: Polisi Sita Uang Puluhan Juta Diduga Hasil Penjualan Sabu dari Pengedar Narkoba di Bima

Kasatreskrim Polres Bima Iptu Ghufron Subeki mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah mendapatkan informasi mengenai meninggalnya WNA tersebut.

"Peristiwa bermula Senin (3/8) sekitar pukul 18.00 Wita. Seorang saksi mendatangi kediaman MSM dan menemukan pintu rumah dalam keadaan terbuka," kata dia, kemarin.

Saat masuk ke ruang keluarga, saksi mendapati korban terbaring lemah di atas sofa dengan hanya mengenakan pakaian dalam sambil bergumam.

Karena terkendala komunikasi bahasa, saksi kemudian membelikan makanan untuk korban yang diketahui belum makan sejak pagi. "Kondisi korban selanjutnya dilaporkan kepada kepala desa setempat," ujarnya.

Baca Juga: Pabrik Garam di Bima Merugi, Produksi Hanya Saat Ada Pesanan

Ketika saksi bersama kepala desa kembali memeriksa MSM, kondisinya disebut semakin lemah. Warga kemudian memanggil tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan.

"Saat petugas nakes memeriksa tekanan darah almarhum, hasilnya menunjukkan 170/130. Korban dalam kondisi lemah, mulut mengeluarkan busa, serta tercium bau alkohol yang cukup menyengat," ungkap Ghufron.

Melihat kondisinya memburuk, warga bersama tenaga kesehatan membawa korban menuju Puskesmas Sanggar. Namun, MSM dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Bima dengan didampingi istri korban dan personel Unit Reskrim Polsek Sanggar.

Kemudian, Unit Inafis Satreskrim Polres Bima tiba di kediaman korban untuk melakukan olah TKP. Tim Inafis disebut harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam menuju lokasi.

Petugas kemudian mensterilkan lokasi dengan memasang garis polisi dan melakukan dokumentasi serta pemeriksaan menyeluruh di dalam rumah.

Baca Juga: Proyek Normalisasi Sungai Melayu Kota Bima Terkendala Pembebasan Lahan, Nilai Ganti Rugi Belum Cocok

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang. Di antaranya setengah botol minuman beralkohol jenis anggur merah yang ditemukan di dalam lemari es dan enam botol minuman beralkohol kosong dari berbagai merek.

Petugas juga menemukan beberapa bungkus obat generik serta sebuah tas selempang warna hitam yang berisi paspor dan sejumlah surat maupun kartu identitas. Tas tersebut ditemukan di belakang pintu kamar korban.

"Berdasarkan pemeriksaan luar terhadap jenazah, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," tegasnya.

Kendati demikian, penyebab pasti kematian MSM belum dapat disimpulkan secara medis tanpa pemeriksaan lebih lanjut melalui autopsi. 

Baca Juga: Wanita di Bima Ditemukan Tewas di Kamar, Polisi Amankan Pria yang Dipergoki Sembunyi dalam Lemari

Pihak keluarga melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, kata Ghufron, menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah MSM. Keluarga hanya memberikan izin untuk pemeriksaan luar.

"Penolakan tersebut dituangkan dalam surat resmi dari pihak keluarga melalui Kedubes Arab Saudi, yang hanya mengizinkan tindakan visum luar," jelasnya.

Jenazah MSM selanjutnya diproses untuk dipulangkan ke negara asal. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di kampung halamannya di Dammam, Arab Saudi.

Editor : Jelo Sangaji
Sumber : Lombok Post
wna arab saudi Polres Bima Bima