Salah satu upayany dengan memperkuat sarana produksi pertanian melalui penyaluran alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani (Koptan).
Bupati Dompu Bambang Firdaus menyerahkan 41 unit bantuan Alsintan kepada sejumlah koptan di halaman UPTD Dinas Pertanian dan Perkebunan Kecamatan Woja, Rabu (19/8).
Bambang mengatakan, sektor pertanian memiliki posisi strategis bagi perekonomian dan ketahanan pangan Kabupaten Dompu. "Dompu merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional. Tahun ini kita mengalami surplus, sehingga Dompu menjadi salah satu sentra pangan nasional," kata Bambang.
Baca Juga: Kantor Desa Tekasire Dompu Digeledah, Warga Kepung Jaksa, Dokumen Sitaan Dirampas Paksa dan Disobek
Menurutnya, surplus produksi pangan tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan. "Dukungan pemerintah kepada petani tidak cukup hanya melalui penyaluran bantuan alat pertanian," jelasnya.
Bambang meminta Dinas Pertanian memastikan adanya pendampingan kepada kelompok tani, mulai dari pemanfaatan Alsintan, perawatan alat hingga proses panen.
"Ini menjadi tugas pemerintah, dalam hal ini Dinas Pertanian, untuk terus mendampingi masyarakat, baik dalam melakukan perawatan maupun saat panen, sehingga kita dapat meningkatkan hasil dan meninggalkan pola-pola yang masih konvensional," ujarnya.
Dia menegaskan, pemerintah tidak memandang sebelah mata pekerjaan petani. Bagi Bambang, petani memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung pembangunan daerah.
"Alat ini saya ingin pastikan sampai kepada petani yang sesungguhnya agar dapat digunakan sebagaimana mestinya, karena ini merupakan amanat kita bersama," tegasnya.
Baca Juga: Polisi Tangkap Petani Bawang Asal Bima, Diduga Cabuli Gadis 16 Tahun di Dompu
Bambang juga mengingatkan agar bantuan Alsintan tidak hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Alat tersebut harus dikelola dan digunakan untuk kepentingan kelompok tani sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
"Alat ini harus dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tani. Dengan pemanfaatan yang tepat, kita berharap produktivitas meningkat, waktu dan biaya produksi bisa ditekan, dan kesejahteraan petani ikut meningkat," katanya.
Dia kemudian mengajak Dinas Pertanian, kelompok tani serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mempertahankan capaian sektor pertanian Dompu.
"Kita harus mempertahankan predikat kita sebagai sentra pangan nasional," tegas Bambang.
Di hadapan para petani, Bambang juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras mereka dalam menjaga produksi pangan daerah. "Terima kasih kepada para petani yang telah menjadi pahlawan pangan," ungkapnya.
Kepala Dinas Pertanian Dompu Syahrul Ramadhan menyampaikan bantuan Alsintan diberikan kepada kelompok tani penerima melalui pola yang telah disiapkan pemerintah daerah.
"Kami juga menerapkan pola kemitraan dengan anggota DPRD Kabupaten Dompu dalam mendukung pengadaan dan penyaluran bantuan bagi masyarakat petani," kata dia.
Adapun bantuan yang diserahkan terdiri dari 38 unit hand traktor, dua unit combine harvester, dan satu unit traktor roda empat.
Sejumlah kelompok tani menerima bantuan secara simbolis dalam program penyediaan dan pengembangan prasarana pertanian tersebut.
Di antaranya Kelompok Tani Nangka III, Desa Matua, Kecamatan Woja, yang menerima combine harvester. Kemudian Kelompok Tani Tolo Temba I, Desa Anamina, Kecamatan Manggelewa, juga menerima combine harvester.
Baca Juga: Delapan Penyuka Sesama Jenis Terjangkit HIV, Ketua DPRD Dompu Dorong Penanganan Terpadu
Selanjutnya, Kelompok Tani Ngawa Sama, Desa Doropeti, Kecamatan Pekat, menerima traktor roda empat. Kelompok Tani Pede Mele, Desa Calabai, Kecamatan Pekat, mendapatkan hand traktor, sedangkan Kelompok Tani Rasabou, Desa Rasabou, Kecamatan Hu'u, menerima bantuan hand traktor.
"Penyaluran Alsintan tersebut diharapkan dapat membantu petani dalam mengolah lahan, mempercepat proses panen, serta meningkatkan efisiensi kegiatan pertanian," harap dia.
Editor : Jelo SangajiSumber : Lombok Post