Dimajukan, RSUD Kota Bima Mulai Beroperasi 1 September 2026

Jelo Sangaji • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 12:21 WIB
RSUD Kota Bima mulai beroperasi awal September nanti.
RSUD Kota Bima mulai beroperasi awal September nanti.

 

LombokPost-Pemkot Bima mempercepat operasional RSUD Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Rencananya, rumah sakit yang berlokasi di Rabadompu ini bakal beroperasi 1 September 2026.

Percepatan tersebut setelah pemerintah pusat meminta empat rumah sakit PHTC yang hingga kini belum beroperasi, termasuk RSUD Kota Bima, segera difungsikan.

Dalam rapat percepatan pemanfaatan gedung RSUD PHTC secara daring, pihak Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan (Dirjen Keslan) menyampaikan sebanyak 20 rumah sakit PHTC telah beroperasi. Sementara empat rumah sakit lainnya diminta segera difungsikan agar tidak menjadi perhatian dan isu di tingkat nasional.

Pemerintah pusat juga mengingatkan agar bangunan rumah sakit yang telah selesai dan siap dimanfaatkan harus segera dioperasionalkan. Sebab, fasilitas yang telah selesai dibangun tetapi belum dimanfaatkan berpotensi menjadi objek pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca Juga: Wali Kota Bima Warning Kontraktor Proyek Gedung Rawat Inap RSUD: Jangan Abaikan Kualitas!

Wakil Wali Kota Bima Feri Sofyan menyatakan Pemkot Bima siap mempercepat pemindahan seluruh peralatan menuju gedung rumah sakit baru. Pemindahan peralatan ditargetkan mulai dilakukan pada 28-29 Agustus 2026.

"Untuk pemindahan seluruh peralatan kami akan mulai tanggal 28 sampai 29 Agustus. Terkait permintaan Kementerian agar dapat beroperasi tanggal 1 September, kami siap dan menyanggupinya," kata Feri saat menghadiri Video Conference (Vicon) di ruang rapat Wali Kota Bima, Kamis (20/8).

Sebelumnya, Pemkot Bima menargetkan RSUD tersebut mulai beroperasi pada 19 September. Namun, target itu dimajukan menjadi 1 September setelah adanya permintaan Kementerian Kesehatan agar rumah sakit segera difungsikan.

Kesanggupan Pemkot Bima tersebut mendapat apresiasi dari Dirjen Keslan. Pemerintah pusat juga memastikan dukungan pengiriman peralatan kesehatan akan dilakukan secara bertahap setelah rumah sakit mulai beroperasi.

Baca Juga: RSUD Kota Bima Naik Jadi Tipe C, Gedung Berlantai Tiga dan Punya 100 Tempat Tidur

RSUD Kota Bima yang berada di wilayah Rabadompu merupakan rumah sakit tipe C dengan gedung tiga lantai.

Untuk pembangunan fisik, pemerintah menggelontorkan anggaran mencapai Rp 130.380.351.000.

Selain bangunan utama, pemerintah menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana pendukung. Di antaranya genset, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta water treatment plant (WTP) dengan nilai sekitar Rp 10 miliar.

Kemudian terdapat pengadaan alat kesehatan (alkes) senilai sekitar Rp 20 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp 35 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk pembangunan ruang rawat inap.

Baca Juga: Bantuan Saprodi Diharapkan Jadi Modal Tingkatkan Hasil Panen dan Pendapatan Petani di Kota Bima

Pekerjaan pembangunan ruang rawat inap tersebut dikerjakan PT Citra Putera La Terang asal Makassar, Sulawesi Selatan.

RSUD PHTC Kota Bima diproyeksikan memiliki kapasitas 100 tempat tidur untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Sejumlah fasilitas juga disiapkan, mulai dari ruang lobi, laboratorium, instalasi gawat darurat (IGD), nurse station IGD, ruang tunggu, ICU, nurse station ICU, ruang operasi, klinik hingga intensive cardiac vascular care unit (ICVCU).

Rumah sakit ini juga dilengkapi sejumlah peralatan kesehatan, termasuk CT Scan dan fasilitas cuci darah.

Editor : Jelo Sangaji
Sumber : Lombok Post
RSUD Kota Bima Kota Bima Wakil Wali Kota Bima