100 Pemuda Kota Bima Ditargetkan Kerja Tiap Tahun ke Jepang

Jelo J • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 13:53 WIB
Wali Kota Ichinoseki, Jepang, Yoshihito Sato (lima kiri) dan Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin (lima kanan) berfoto bersama usai pertemuan di aula Maja Labo Dahu kantor Wali Kota Bima, Senin (5/10).
Wali Kota Ichinoseki, Jepang, Yoshihito Sato (lima kiri) dan Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin (lima kanan) berfoto bersama usai pertemuan di aula Maja Labo Dahu kantor Wali Kota Bima, Senin (5/10).

LombokPost-Pemkot Bima menerima kunjungan Wali Kota Ichinoseki, Jepang, Yoshihito Sato, bersama Ketua Badan Legislatif Ichinoseki Nobuyuki Katsuura dan Ketua Kamar Dagang dan Industri Ichinoseki Kunihiro Koiwa, Senin (5/10).

Rombongan yang juga terdiri atas perwakilan korporasi dan badan usaha Ichinoseki itu disambut Wali Kota Bima HA Rahman dan Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan di aula Maja Labo Dahu, Kantor Wali Kota Bima.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penjajakan kerja sama antara kedua kota. Sejumlah sektor dibahas, mulai dari ketenagakerjaan, pendidikan, perdagangan, investasi, UMKM, pertanian, perikanan hingga lingkungan.

Wali Kota Bima HA Rahman mengatakan, hubungan Bima dan Ichinoseki diharapkan tidak berhenti pada kunjungan diplomatik, tetapi berkembang menjadi kemitraan yang konkret dan berkelanjutan.

"Kami berharap hubungan kedua kota dapat berkembang menjadi kemitraan yang komprehensif, konkret, saling menguntungkan dan berkelanjutan," ujar Rahman.

Baca Juga: Gegara Sabu Hilang, Suami di Bima Tega Aniaya Istri

Salah satu sektor yang menjadi perhatian ialah ketenagakerjaan. Pemkot Bima mendukung pelatihan calon pekerja melalui Nichini Kaigo School.

Pemkot Bima menargetkan sedikitnya 100 pemuda Kota Bima dapat dikirim bekerja ke Jepang setiap tahun melalui program tersebut.

Selain tenaga kerja, kerja sama pendidikan juga akan diarahkan pada pertukaran pelajar, mahasiswa, dan guru antara kedua kota.

Di sektor ekonomi, Pemkot Bima mendorong penguatan UMKM melalui business matching, perluasan akses perdagangan dan investasi, serta pertukaran pengetahuan di bidang pertanian dan perikanan.

Teknologi pascapanen, pengemasan produk hingga akses pasar juga menjadi sektor yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan bersama.

Sementara di bidang lingkungan, Kota Bima berpeluang belajar dari pengalaman Ichinoseki dan Jepang dalam pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan, pengurangan, daur ulang hingga edukasi masyarakat.

Wali Kota Ichinoseki Yoshihito Sato menyambut positif kunjungan tersebut. Dia mengapresiasi sambutan Pemkot dan masyarakat Kota Bima. Menurutnya, sambutan tersebut menunjukkan keterbukaan sekaligus semangat persahabatan yang penting untuk memperkuat hubungan kedua kota.

Sato juga menyambut peluang kerja sama lintas sektor. "Kehadiran perwakilan korporasi dan badan usaha Ichinoseki diharapkan dapat membuka pembahasan lebih konkret mengenai kemitraan ekonomi dan investasi," katanya.

Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
Kota Bima jepang Tenaga Kerja Bima