Tiga Anggota Polres Bima Dipecat Tak Hormat, Kapolres Ultimatum Personel soal Narkoba

Jelo J • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 14:24 WIB
Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar memimpin upacara PTDH tiga anggota di lapangan apel Mapolres Bima, Selasa (6/10).
Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar memimpin upacara PTDH tiga anggota di lapangan apel Mapolres Bima, Selasa (6/10).

LombokPost-Tiga anggota Polres Bima diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) karena terbukti melakukan pelanggaran berat Kode Etik Profesi Polri. Ketiganya meninggalkan tugas tanpa izin atau in absensia.

Upacara PTDH dipimpin langsung Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar di lapangan apel Mapolres Bima, Selasa (6/10). Tiga personel yang dijatuhi sanksi tersebut berinisial MR, HF, dan NA.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar mengatakan, keputusan PTDH telah melalui proses sesuai ketentuan yang berlaku. Sanksi tersebut diambil untuk menjaga disiplin sekaligus marwah dan wibawa institusi Polri.

"Setiap tindakan memiliki konsekuensi, dan pilihan yang diambil individu menentukan masa depannya sendiri. Demi kepastian hukum serta menjaga citra Polri, keputusan PTDH ini harus dilaksanakan," kata Anton.

Baca Juga: Gegara Kopi Obat Kuat, Istri di Bima Laporkan Suami atas Dugaan Persetubuhan

Dia mengingatkan seluruh personel Polres Bima agar tidak melakukan pelanggaran, termasuk terlibat dalam tindak pidana narkotika.

"Saya tegaskan, tidak ada kompromi bagi personel Polres Bima yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam peredaran gelap narkoba. Pasti akan ditindak tegas," ujarnya.

Anton menegaskan, seragam Polri merupakan simbol kehormatan negara. Karena itu, setiap anggota diminta menjaga sikap dan perilaku dalam menjalankan tugas.

Dia meminta kasus PTDH tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh personel agar tidak melakukan pelanggaran serupa.

"Hadirlah di tengah masyarakat sebagai penyejuk, bukan untuk menakut-nakuti. Hindari pelanggaran yang mencoreng nama institusi, dan jadilah insan Bhayangkara yang dekat serta dicintai masyarakat," pungkasnya. 

Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
Polres Bima PTDH pemecatan Bima