Tersinggung, Guru SD di Dompu Dibacok, Pelaku Ditangkap

Jelo J • Dipublikasikan Rabu, 4 November 2026 | 17:21 WIB
Pelaku MAJ ditangkap polisi usai membacok guru SDN 15 Woja, Selasa (3/11).
Pelaku MAJ ditangkap polisi usai membacok guru SDN 15 Woja, Selasa (3/11).

LombokPost-Seorang guru di SDN 15 Woja, Dompu, berinisial M, 44 tahun, menjadi korban penganiayaan. Dia dibacok pemuda berinisial MAJ, 29 tahun, Selasa (3/11). 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian belakang kepala hingga harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Dompu.

Peristiwa itu terjadi di lingkungan SDN 15 Woja. Insiden tersebut sempat memicu ketegangan setelah warga berdatangan ke lokasi dan berupaya menghakimi terduga pelaku.

Informasi awal menyebutkan, kejadian bermula ketika MAJ mendatangi sekolah untuk menemui kepala sekolah. Namun, karena kepala sekolah sedang tidak berada di tempat, dia diarahkan menunggu di ruang guru.

Baca Juga: Kemenhaj Dompu Perketat Pengawasan Travel Umrah

Saat berada di ruangan tersebut, terjadi komunikasi antara MAJ dan korban. Diduga tersinggung dengan pembicaraan yang berlangsung, MAJ terpancing emosi hingga melakukan penganiayaan terhadap M.

Seorang guru yang berada di lokasi sempat berupaya melerai. Namun, kabar kejadian itu cepat menyebar dan mengundang kedatangan warga sekitar.

Situasi semakin memanas ketika sejumlah warga berupaya melakukan aksi main hakim sendiri. Pihak sekolah bersama staf Pemerintah Desa Riwo mengamankan MAJ di ruang guru untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Menerima laporan tersebut, Polsek Woja langsung menerjunkan personel ke lokasi. Kapolsek Woja Iptu Rachmat Ratri Anggoro memerintahkan anggota piket bersama Bhabinkamtibmas Desa Riwo untuk mengendalikan situasi.

Petugas mengedepankan pendekatan persuasif dan bernegosiasi dengan warga agar tidak melakukan tindakan anarkis. Karena jumlah massa terus bertambah, Kapolsek Woja berkoordinasi dengan Kapolres Dompu untuk meminta tambahan personel.

Tim yang dipimpin Kasubbagbinops Bag Ops Iptu Rahmadun Siswanto tiba di lokasi dan mengevakuasi MAJ. Proses evakuasi sempat diwarnai ketegangan. Sebagian warga berupaya mendekati MAJ untuk menghakiminya. Namun, petugas berhasil mengendalikan keadaan dan membawa terduga pelaku ke Mapolres Dompu.

Kasatreskrim Polres Dompu Iptu Fitrawan Dwi Ramadhani mengatakan, MAJ telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami kronologi kejadian, motif, serta mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti.

Hasil pemeriksaan medis terhadap korban juga akan menjadi bagian dari pendalaman perkara. “Terduga pelaku sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut," kata dia, Rabu (4/11).

Editor : Jelo J
sdn 15 woja pembacokan Polres Dompu Dompu