Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Amerika dan Sekutu Bom Markas Houthi di Yaman, Biden : Ini Respons Balasan

Kimda Farida • Jumat, 12 Januari 2024 | 09:57 WIB

AKSI BALASAN: Militer Amerikan Serikat melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas militer milik Houthi di Yaman, Kamis (11/1) malam waktu setempat. (Tangkapan layar Twitter)
AKSI BALASAN: Militer Amerikan Serikat melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas militer milik Houthi di Yaman, Kamis (11/1) malam waktu setempat. (Tangkapan layar Twitter)
LombokPost--Amerika dan beberapa negara sekutu melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas Houthi di Yaman, Kamis (11/1) waktu setempat.

Aksi ini disebut sebagai balasan atas pencegahan kapal-kapal milik Amerika oleh milisi Houthi yang menuju Israel melalui Laut Merah beberapa waktu lalu.

Dilansir dari kantor berita Associated Pers (AP), target mereka adalah menyerang fasilitas Houthi temasuk pusat logistik, sistem pertahanan udara, gudang senjata, dan lokasi peluncuran serangan.

Presiden AS Joe Biden mengonfirmasi serangan ini, yang diklaim didukung Australia, Bahrain, Kanada, dan Belanda.

"Rangkaian serangan ini adalah respons langsung atas serangan Houthi terhadap kapal-kapal maritim internasional di Laut Merah," kata Biden.

"Serangan ini telah membahayakan personel AS, pelaut sipil, dan mitra kami, serta mengancam perdagangan dan kebebasan pelayaran," lanjutnya.

Pejabat Houthi menyebut adanya 'serangan musuh' di ibu kota Yaman, Sanaa, seperti dilansir Reuters. Sejumlah saksi juga melaporkan adanya suara ledakan di Sanaa dan beberapa kota pesisir Laut Merah.

Sebelumnya, Gedung Putih dan sejumlah sekutunya telah memperingatkan Houthi untuk menyetop serangan. Pihak Houthi lalu menegaskan tak akan mundur jika AS menyerang.

Rabu (10/1) lalu, DK PBB telah meneken resolusi yang meminta Houthi untuk melaksanakan gencatan terhadap serangan pada kapal-kapal.

Resolusi ini lolos tanpa penolakan atau pun veto. Sebanyak 11 negara anggota setuju, meski ada 4 abstain: Rusia, China, Aljazair, dan Mozambik. (ksj)

Editor : Kimda Farida
#houthi #Israel #amerika serikat (AS) #yaman #pbb #Palestina