Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gara-gara Ingin Tunaikan Ibadah Haji Tapi Dengan Cara Ilegal, WNI Meninggal Dunia di Gurun Pasir Arab Saudi

Diwan Prima • Minggu, 1 Juni 2025 | 13:23 WIB
Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Yusron B Ambary menjelaskan kronologi satu WNI meninggal di Arab Saudi.
Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Yusron B Ambary menjelaskan kronologi satu WNI meninggal di Arab Saudi.

LombokPost - Maksud hati baik tapi dilakukan dengan cara yang salah. Hal itulah yang dilakukan oleh seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial SM hingga akhirnya meninggal dunia di gurun pasir, Arab Saudi.

Kejadian itu menambah jumlah WNI meninggal di Arab Saudi.

SM bersama 2 WNI lainnya berinisial J dan S, mencoba masuk ke Kota Makkah untuk menunaikan ibadah haji, dengan cara yang ilegal.

Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary mengungkapkan SM ditemukan sudah tidak bernyawa di gurun pasir Jumum, Makkah.

Sedangkan dua WNI lainnya, J dan S ditemukan petugas keamanan Arqb Saudi dalam kondisi dehidrasi berat, karena berada di tengah gurun pasir, Selasa, 27 Mei 2025 lalu.

Ketiga WNI itu berupaya masuk ke Makkah dengan cara ilegal dari jalur gurun pasir.

Yusron B. Ambary pun mengungkapkan kronologi kejadian tersebut bahwa ketiga WNI itu masuk ke Arab Saudi menggunakan visa ziarah multiple.

Ketiganya mencoba masuk ke Makkah tanpa dokumen haji resmi dengan menumpang taksi gelap.

Awalnya, sopir taksi tersebut mau menuruti keinginan WNI tersebut. Namun, saat di tengah jalan, sopir taksi itu malah menurunkan ketiga WNI tersebut di tengah gurun pasir.

Alasannya, si sopir taksi itu takut ketahuan ditangkap aparat keamanan Arab Saudi yang sedang berpatroli di kawasan itu.

“Ketiganya nekat masuk Makkah tanpa prosedur resmi. Mereka ditinggalkan di tengah gurun oleh sopir taksi, lalu ditemukan oleh aparat keamanan menggunakan drone," ungkap Yusron.

"SM sudah dalam keadaan meninggal dunia, sementara dua lainnya dirawat di rumah sakit,” sambungnya.

Ternyata, sebelum kejadian itu, SM yang telah meregang nyawa itu bersama 10 WNI lainnya sempat ditangkap aparat keamanan di Arab Saudi saat melakukan razia.

Hingga akhirnya seluruh WNI itu pun diusir dari Jeddah. Namun, ketiga WNI itu tetap nekat untuk masuk kembali ke Makkah secara ilegal.

Atas kejadian itu, Yusron pun mengimbau dengan tegas agar WNI tidak tergiur dengan ajakan oknum tertentu melaksanakan haji secara tidak resmi.

Soalnya, apapun jenis ibadahnya, termasuk ibadah haji harus dijalankan secara sah dan sesuai aturan.

"Jangan sampai hanya karena memaksakan diri, nyawa melayang. Uang hilang, haji pun gagal,” tegas Yusron.

Diketahui, jenazah almarhum SM masih berada di rumah sakit di Kota Makkah untuk proses visum.

Konsulat Jenderal RI di Jeddah telah berkoordinasi dengan pihak keluarga di Madura, Jawa Timur dan sedang mempersiapkan proses pemakamannya.***

Editor : Siti Aeny Maryam
#Arab Saudi #wni meninggal dunia #gurun pasir #makkah #Ibadah haji