Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Perang Iran Israel, Ketua DPR RI Minta Pemerintah Utamakan Keselamatan 573 WNI di Dua Negara yang Sedang Bertikai

Diwan Prima • Selasa, 17 Juni 2025 | 09:32 WIB
Perang Iran Israel membuat Ketua DPR RI, Puan Maharani angkat bicara terkait keselamatan ratusan WNI di dua negara itu.
Perang Iran Israel membuat Ketua DPR RI, Puan Maharani angkat bicara terkait keselamatan ratusan WNI di dua negara itu.

LombokPost - Perang Iran Israel menyebabkan 573 Warga Negara Indonesia (WNI) terjebak di dua negara itu. Soalnya, sejumlah bandara di dua negara itu ditutup.

Ketua DPR RI, Puan Maharani pun mengkhawarirkan kondisi keselamatan ratusan WNI itu.

Baca Juga: MUI Kutuk Keras Israel Serang Iran: Penangkapan Eskalasi Pertempuran Tingkat Global

Terlebih lagi, masih ada 42 WNI dilaporkan terjebak di Tel Aviv, Israel sedang melakukan ziarah keagamaan.

Sementara itu, Bandara Ben Gurion sudah ditutup menyusul memanasnya konflik Israel dan Iran.

Puan Maharani mengatakan keselamatan WNI harus menjadi prioritas. Jika memungkinkan, maka harus dievakuasi dengan bekerja sama dengan komunitas internasional untuk memfasilitasi proses evakuasi tersebut.

Baca Juga: Polemik Sengketa 4 Pulau Antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan : Tidak Akan Ada Disintegrasi
 
“Pemerintah harus selalu memastikan keselamatan WNI kita, khususnya yang tinggal di wilayah terdampak seperti Teheran dan Tel Aviv," kata Puan Maharani, Senin, 16 Juni 2025.

Puan pun mengimbau kepada seluruh WNI yang masih berada di Israel dan Iran untuk tetap waspada.

Yang terpenting, harus menjaga komunikasi secara intensif dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di masing-masing negara.

Baca Juga: Menikah dengan Alyssa Daguise, Al Ghazali Jadikan Harjono Sigit sebagai Panutan Pernikahan, Cek Sosoknya di Sini

“KBRI harus hadir secara aktif membantu menyediakan kebutuhan WNI yang mungkin terjebak atau kesulitan di wilayah konflik,” paparnya.

Selain itu, Puan juga mengimbau agar WNI menunda perjalanan ke Israel, Iran dan bahkan Palestina.

"Mengimbau masyarakat Indonesia untuk mengikuti rekomendasi dari pemerintah agar menunda perjalanan ke Israel atau Palestina, termasuk yang ingin mengikuti perjalanan ziarah. Keselamatan harus menjadi prioritas," ujarnya.

Baca Juga: Ternyata KUA Tidak Hanya Berfungsi Sebagai Tempat Layanan Nikah Tapi Sudah Bertransformasi Jadi Outlet Multi Layanan

Diketahui, berdasarkan data Kementerian Luar Negeri Indonesia, sebanyak 386 WNI tersebar di 11 kota di Iran.

Dari total 386 itu, sebanyak 258 WNI merupakan pelajar di Kota Qom.

Selain itu, sebanyak 187 WNI berada di seluruh wilayah Israel. Sebagian besar dari mereka berada di Aravah di selatan Israel.***

Editor : Kimda Farida
#WNI #puan maharani #ketua dpr ri #Perang Iran Israel