Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Iran Hancurkan Markas Intelijen Militer Israel di Tel Aviv, Unit 8200 Jadi Sasaran

Redaksi Lombok Post • Rabu, 18 Juni 2025 | 11:09 WIB

Sebuah  gedung yang disebut sebagai kantor logistik Unit Intelijen Militer Israel, yang dikenal sebagai
Sebuah gedung yang disebut sebagai kantor logistik Unit Intelijen Militer Israel, yang dikenal sebagai
LombokPost -- Ketegangan konflik Iran-Israel makin memanas. Terbaru, Iran meluncurkan serangan balasan ke jantung pertahanan militer Israel di Tel Aviv.

Dalam operasi yang diklaim sebagai bagian dari True Promise III, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menghantam markas intelijen militer Israel, termasuk Unit Aman dan Unit 8200.

Serangan Iran ke Israel ini berlangsung pada Selasa (17/6) dini hari waktu setempat. Dalam pernyataan resminya, IRGC menyebut markas utama Aman di Tel Aviv terbakar hebat. Fasilitas itu dikenal sebagai pusat logistik dan koordinasi operasi intelijen, termasuk milik Unit 8200, yang selama ini menjadi tulang punggung pengintaian digital Israel.

"(IRGC)  menyerang pusat intelijen militer rezim Zionis yang dikenal sebagai Aman dan pusat perencanaan operasi teror dan kejahatan rezim Zionis (Mossad) di Tel Aviv, dan pusat ini saat ini terbakar," ujar IRGC dalam keterangan tertulisnya sebagaimana dilansir PRESS.TV.

Aman, sebagai badan intelijen tertua Israel, memiliki jaringan pengumpulan data global dan mendukung serangan Mossad ke berbagai wilayah, termasuk Iran. Sementara Unit 8200 bertugas menangani intelijen sinyal, serta menyokong operasi cyber dan mata-mata digital.

Serangan Iran ke Unit 8200 dan Aman Israel ini adalah fase kesembilan dari Operasi True Promise III, menyusul pembunuhan sejumlah jenderal militer, ilmuwan nuklir, dan warga sipil Iran oleh Israel dalam beberapa pekan terakhir.

Di media sosial, beredar video dan foto kebakaran besar di markas Aman, meski militer Israel memberlakukan sensor ketat atas publikasi informasi serangan ini.

Serangan Iran ini juga terjadi setelah Israel menggempur gedung Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) di Teheran pada Senin lalu, yang menewaskan dua jurnalis saat siaran langsung.

Iran menegaskan serangan ini sebagai hak membela diri dan menyerukan kecaman internasional terhadap agresi Israel yang menargetkan warga sipil dan infrastruktur non-militer.

 Baca Juga: Serangan Israel ke Iran Langgar Kedaulatan Negara, Tidak Sesuai Dengan Hukum Internasional

“Kami akan mengerahkan peralatan canggih kami kapan pun dianggap perlu. Gagasan bahwa persediaan rudal kami menipis adalah menggelikan. Kami belum menggunakan persenjataan strategis kami,” tegasnya.

Ia juga menepis isu bahwa stok rudal Iran habis. Menurutnya, Iran memiliki peralatan militer canggih yang siap dikerahkan kapan saja.

Serangan ke jantung pertahanan Tel Aviv ini mempertegas bahwa konflik Iran-Israel memasuki fase baru, di mana Iran tidak lagi hanya bertahan, tapi juga menyerang pusat-pusat utama kekuatan Israel.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Zionist #Unit 8200 Israel #israel vs iran #Tel Aviv Diserang #mossad #IRGC #Perang Israel dan Iran