Perang dunia memang belum ada tanda-tanda. Tapi jika terjadi, Indonesia sebenarnya sudah cukup siap.
Jadi tenang saja jika perang ketiga pecah. Indonesia sudah siap. Ini sejumlah bukti kesiapan Indonesia.
Eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah memang tengah memanas dengan aksi saling serang antara Iran dan Israel.
Belakangan Amerika Serikat (AS) ikut dalam konflik. Yaitu ketika ikut melakukan serangan udara.
AS mengebom tiga fasilitas nuklir milik Iran. Apa yang dilakukan AS dalam konflik Iran dan Israel diprediksi akan meningkatkan ketegangan geopolitik.
Ini akan berdampak terhadap beberapa sektor. Di antaranya berpotensi mendorong kenaikan harga komoditas.
Tentu saja ada dampak-dampak lainnya. Termasuk juga stabilitas keamanan secara global akan ikut terganggu.
Bahkan, yang cukup mengkhawatirkan pecahnya perang dunia ketiga. Meski para pakar menyebut potensi itu kecil kemungkinan terjadi, tetapi tetap saja harus diantisipasi.
Nah, jika perang dunia benar-benar pecah, siapkah Indonesia menghadapinya?
Indonesia Top 10 Besar Militer Terkuat di Asia
Melihat kekuatan infrastrukur perang, sebenarnya tak terlalu mengkhawatirkan. Dari kekuatan militer misalnya.
Indeks Kekuatan Senjata Global atau Global Firepower Index (GFP) 2025 melaporkan negara-negara dengan militer terkuat di dunia.
Untuk wilayah Asia, negara termasuk yang memiliki militer terkuat. Indonesia masuk 10 besar dengan militer terkuat.
Indonesia menempati posisi tujuh di Asia sebagai negara dengan militer terkuat.
Indonesia menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara dalam top 10.
Pemeringkatan GFP 2025 dinilai berdasarkan 60 faktor untuk menentukan skor Indeks Kekuatan (PwrIndx) suatu negara.
Ada beberapa aspek yang dinilai. Di antaranya jumlah pasukan militer hingga kondisi stabilitas keuangan negara.
Kemampuan alat utama sistem persenjataan hingga sumber dayanya juga menjadi aspek yang dinilai.
Dari sejumlah faktor itu, akan muncul skor indeks akhir. Angka 0,0000 sebagai skor sempurna.
Berdasarkan skor GFP 2025, China menjadi negara dengan militer terkuat di Asia. Yaitu dengan skor PwrIndx 0.0788.
Daftar top 10 negara dengan militer terkuat di Asia menurut GFP 2025, berikut dengan skor Indeks Kekuatan (PwrIndx):
China
PwrIndx: 0.0788
India
PwrIndx: 0.1184
Korea Selatan
PwrIndx: 0.1656
Jepang
PwrIndx: 0.1839
Turki
PwrIndx: 0.1902
Pakistan
PwrIndx: 0.2513
INDONESIA
PwrIndx: 0.2557
Israel
PwrIndx: 0.2661
Iran
PwrIndx: 0.3048
Taiwan
PwrIndx: 0.3988
Jadi, dari sisi kekuatan militer tidak dikhawatirkan. Itu mengindikasi Indonesia siap menghadapi eskalasi global saat ini.
Indonesia Urutan ke-21 Angkatan Udara Terkuat di Dunia
Angkatan udara ikut menjadi bagian penting dari kekuatan militer sebuah negara. Indonesia berada di urutan ke-21 dalam pemeringkatan ini.
Salah satu pengukuran untuk mengetahui kekuatan angkatan udara berdasarkan banyaknya jumlah pesawat.
World Directory of Modern Military Aircraft (WDMMA), baru-baru ini mengeluarkan daftar peringkat negara dengan angkatan udara terkuat di dunia.
Ada rumus dalam pemeringkatan negara dengan angkatan udara terkuat. Perhitungan ini menghasilkan "TrueValue Rating" (TvR)
Kekuatan militer TNI Angkatan Udara berada di peringkat ke-21 terkuat di seluruh dunia, dengan nilai TvR 40,0 dan jumlah pesawat tempur 260 unit.
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Jay Idzes Diburu Banyak Klub Elit, Lebih Dekat ke Udinese
Peringkat Negara dengan Angkatan Udara Terkuat di Dunia:
Amerika Serikat
TvR: 242,9
Jumlah pesawat: 5.004 unit
Rusia
TvR: 114,2
Jumlah pesawat: 3.677 unit
India
TvR: 69,4
Jumlah pesawat: 1.716 unit
China
TvR: 63,8
Jumlah pesawat: 3.733 unit
Jepang
TvR: 58,1
Jumlah pesawat: 756 unit
Israel
TvR: 56,3
Jumlah pesawat: 581 unit
Prancis
TvR: 55,3
Jumlah pesawat 511 unit
Inggris
TvR: 55,3
Jumlah pesawat: 513 unit
Korea Selatan
TvR: 53,4
Jumlah pesawat: 822 unit
Italia
TvR: 51,9
Jumlah pesawat: 411 unit
Australia
TvR: 51,7
Jumlah pesawat: 279 unit
Brasil
TvR: 48,3
Jumlah pesawat: 418 unit
Arab Saudi
TvR: 46,4
Jumlah pesawat: 709 unit
Pakistan
TvR: 46,3
Jumlah pesawat: 879
Jerman
TvR: 46,2
Jumlah pesawat: 432 unit
Turki
TvR: 44,6
Jumlah pesawat: 570 unit
Mesir
TvR: 44,0
Jumlah pesawat: 1.065 unit
Aljazair
TvR: 43,2
Jumlah pesawat: 618 unit
Spanyol
TvR: 41,6
Jumlah pesawat: 396 unit
Kanada
TvR: 41,3
Jumlah pesawat: 390 unit
INDONESIA
TvR: 40,0
Jumlah Pesawat: 260 unit.