Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pezeshkian Iran Sebut Kemenangan atas Israel Berkat Persatuan Nasional dan Kekuatan Pertahanan

Redaksi Lombok Post • Senin, 14 Juli 2025 | 15:20 WIB

RUDAL IRAN: Sistem pertahanan udara Israel diaktifkan untuk mencegat rudal Iran di atas kota Tel Aviv, Israel, Rabu (18/6) dini hari. Meski masih bergejolak, pemerintah belum evakuasi WNI.
RUDAL IRAN: Sistem pertahanan udara Israel diaktifkan untuk mencegat rudal Iran di atas kota Tel Aviv, Israel, Rabu (18/6) dini hari. Meski masih bergejolak, pemerintah belum evakuasi WNI.
LombokPost -- Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa kemenangan Iran atas Israel dalam konflik 12 hari terakhir bukan hanya karena kekuatan rudal, tetapi juga karena kokohnya pertahanan nasional dan persatuan rakyat yang tak tergoyahkan.

Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan mendadak ke Kementerian Minyak Iran, Minggu (14/7), di tengah pemulihan pascaperang.

Kemenangan Iran atas Israel 2025 ini, menurut Pezeshkian, merupakan hasil dari kekuatan kolektif seluruh elemen bangsa dalam menghadapi agresi Israel yang dinilai tanpa provokasi.

Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran Kementerian Minyak yang berhasil menjaga stabilitas pasokan energi di tengah situasi genting.

“Tanpa persatuan dan keterlibatan aktif rakyat di lapangan, bersama dengan kemampuan Angkatan Bersenjata kami dan rudal yang menghancurkan reputasi Israel, kemenangan dan keberhasilan kami tidak akan tercapai,” ujar Pezeshkian dilansir PressTV.

Dalam narasi konflik Iran dan Israel, Presiden Pezeshkian menyebut bahwa diplomasi tetap menjadi pilihan utama Iran untuk mencegah konflik serupa ke depan. Ia memperkuat pesan bahwa Iran akan terus berdiri teguh melawan intimidasi, namun tidak mencari konfrontasi.

“Perang tidak menguntungkan siapa pun dan tidak pernah memiliki pemenang,” tegasnya.

Presiden juga menambahkan bahwa strategi utama pemerintahannya adalah memperkuat persatuan nasional, membangun solidaritas internal, serta menjalin hubungan damai dengan tetangga dan komunitas global.

Pada 13 Juni lalu, Israel meluncurkan serangan mendadak terhadap Iran, menewaskan sejumlah komandan militer Iran, ilmuwan nuklir, dan warga sipil. Tindakan ini dibalas secara langsung oleh militer Iran, yang menargetkan situs strategis Israel dan pangkalan militer al-Udeid milik AS di Qatar.

Lebih dari sepekan setelah konflik berlangsung, pada 24 Juni, Israel menyatakan gencatan senjata sepihak tanpa syarat—tanda nyata dari kekalahan militer dan tekanan diplomatik yang ditanggung Tel Aviv atas reaksi balasan Iran.

Konflik Iran-Israel 2025 ini dinilai sebagai titik balik kekuatan kawasan. Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah tunduk pada tekanan atau paksaan, dan akan terus menjaga martabat serta kedaulatan wilayahnya dengan mengedepankan stabilitas dan perdamaian.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#Israel #Masoud Pezeshkian #iran