Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kampung Halaman Zelensky Dirudal Rusia, Moskow Tak Ubah Strategi Perang meski Trump Marah

Lombok Post Online • Kamis, 17 Juli 2025 | 14:45 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

LombokPost - Rusia terus melancarkan serangan masif ke wilayah Ukraina. Meski, Presiden Amerika Serikat Donald Trump marah kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan berencana memberikan rudal Patriot kepada Ukraina.

Bahkan, Rusia menyasar kampung halaman Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kryvyi Rih.

Dilansir dari CNN, Rusia mengirimkan ratusan drone ke wilayah Ukraina Rabu (16/7). Selain Kryvyi Rih, yang jadi sasaran terbesar adalah Kharkiv dan Vinnytsia.

Dari sekitar 400 drone Rusia, 345 di antaranya berhasil dicegah dan dilumpuhkan oleh Ukraina.

"Kryvyi Rih menghadapi serangan paling masif sejak awal perang," kata Kepala Administrasi Militer Kryvyi Oleksandr Vilkul.

Dia juga menyatakan bahwa ada rudal balistik dalam serangan tersebut. Total 15 orang mengalami luka-luka dalam serangan Rusia sepanjang hari kemarin.

 Baca Juga: Iran Hantam Pangkalan AS di Qatar, Rudal Dihadang! Situasi Mencekam, Warga AS Diminta Berlindung

Patriot dalam Perjalanan

Zelensky menyatakan bahwa Moskow memang tidak mengubah strategi perang meski ada kemarahan Trump.

"Untuk melawan teror ini secara efektif, kita perlu memperkuat pertahanan kita secara sistematis," katanya.

Dengan kata lain, Ukraina butuh memperbanyak sistem pertahanan udara dan sistem yang dapat mencegat drone.

Baca Juga: Ikut Serang Iran Trump Jilat Ucapannya Sendiri, Sudah 450 Rudal dan 1.000 Drone Iran Tembus Israel

Dilansir dari The Independent, Trump menyatakan bahwa Patriot dari AS sedang dalam perjalanan menuju Ukraina.

PENGHORMATAN: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meletakkan bunga di Tembok Kenangan Pembela Ukraina dalam upacara peringatan Hari Kenegaraan Ukraina di Kiev, Rabu (16/7).
PENGHORMATAN: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meletakkan bunga di Tembok Kenangan Pembela Ukraina dalam upacara peringatan Hari Kenegaraan Ukraina di Kiev, Rabu (16/7).

Sekutu Eropa Enggan Terlibat Pasokan Senjata

Di sisi lain, Prancis menyatakan tidak akan terlibat dalam rencana Trump memasok senjata ke Ukraina dengan biaya dibebankan oleh sekutu Eropa. Selain karena Presiden Prancis Emmanuel Macron telah lama bersikeras agar Eropa membangun basis industri pertahanan mereka sendiri melalui pengadaan lokal, pemerintah Negeri Anggur berupaya meningkatkan anggaran pertahanan dengan cara memangkas pengeluaran anggaran lainnya. Hal sama disampaikan Perdana Menteri Republik Ceko Petr Fiala. (lyn/dns/JPG/r3)

Editor : Pujo Nugroho
#presiden #Amerika Serikat #ukraina #serangan #trump #rudal #Rusia