Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemerintah Israel Didemo Ribuan Warganya Tuntut Akhiri Perang di Gaza, Kedubes AS di Tel Aviv juga Didemo

Lombok Post Online • Kamis, 28 Agustus 2025 | 16:46 WIB

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

LombokPost - Aksi protes untuk menghentikan serangan ke Gaza oleh Israel sudah dilakukan oleh berbagai pihak.

Bukan hanya dari dunia internasional, demo juga terjadi di dalam negeri Israel. Namun, negara Yahudi itu tetap menutup telinga.

Dilansir dari Al Jazeera, Rabu (27/8), tentara Israel (IDF) menggunakan kekuatan besar untuk menduduki Gaza.

Dengan tank maupun pesawat tempur, mereka menghancurkan seluruh blok.

Hingga berita ini ditulis, setidaknya ada 64 warga Palestina yang meninggal karena serangan tersebut.

IDF juga menggerebek seluruh Tepi Barat. Setidaknya lima orang ditangkap di dekat Betlehem.

Bertepatan Rapat Kabinet Keamanan

Sehari sebelumnya, seperti dilansir AFP, ribuan demonstran kembali turun ke jalan-jalan Tel Aviv. Mereka menuntut pemerintah Israel segera mengakhiri perang di Gaza dan menyepakati kesepakatan pembebasan sandera.

Aksi unjuk rasa yang diselenggarakan oleh Forum Keluarga Sandera dan Hilang itu digelar bertepatan dengan rapat kabinet keamanan Israel.

Massa berkumpul sejak pagi dan memblokade sejumlah jalan utama di pusat kota.

Mereka membawa bendera Israel dan memajang foto-foto para sandera yang masih ditahan oleh Hamas sejak konflik memanas pada tahun lalu.

”Selama 690 hari, pemerintah telah mengobarkan perang tanpa tujuan yang jelas,” kata Einav Zangauker, ibu dari sandera bernama Matan Zangauker, dalam pernyataan bersama keluarga sandera lainnya.

TURUN KE JALAN: Para pengunjuk rasa melakukan demo yang diinisiatori oleh keluarga para sandera Israel di Tel Aviv pada Selasa (26/8) waktu setempat.
TURUN KE JALAN: Para pengunjuk rasa melakukan demo yang diinisiatori oleh keluarga para sandera Israel di Tel Aviv pada Selasa (26/8) waktu setempat.

Juga Menyasar Kedubes AS

Aksi juga digelar di sekitar kantor cabang Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Tel Aviv serta di depan rumah-rumah sejumlah menteri kabinet. Saat malam tiba, ribuan orang memadati Hostage Square yang menjadi titik utama aksi solidaritas bagi para sandera. ”Saya di sini untuk menuntut kesepakatan pembebasan sandera dan mengakhiri perang,” ucap Yoav Vider, salah satu demonstran.

Tanpa Keputusan Konkret

Sementara itu, rapat kabinet yang digelar tertutup belum menghasilkan keputusan konkret. Dalam pidatonya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tidak memberikan keterangan detail. ”Saya baru saja keluar dari rapat kabinet. Saya tidak bisa bicara terlalu banyak. Tetapi, satu hal yang pasti. (Karena) ini dimulai di Gaza, maka akan berakhir di Gaza,” tuturnya. (lyn/dns/JPG/r3)

Editor : Pujo Nugroho
#keluarga #sandera #Israel #kedubes #gaza #Demo