LombokPost – Pertemuan Presiden Tiongkok Xi Jinping dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menuai sorotan internasional.
Tiga pemimpin otoriter itu tampil bersama dalam parade militer terbesar Tiongkok di Lapangan Tiananmen Beijing Rabu (3/9). Pameran alutsista itu digelar dalam peringatan 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II.
Gambar Jinping, Putin, dan Kim berjalan bersama di karpet merah, berbincang, dan berjabat tangan memang tidak disangka bakal pernah terjadi. Para analis melihatnya sebagai simbol lahirnya poros baru Asia sekaligus melemahnya hubungan AS dengan sekutunya.
”Saat ini, umat manusia dihadapkan pada pilihan antara damai atau perang, dialog atau konfrontasi, menang-menang atau zero-sum (menang-kalah),” kata Jinping dalam pidatonya seperti dilansir dari The Guardian. Dalam parade yang berlangsung selama 90 menit itu, Jinping juga menegaskan bahwa Tiongkok tidak dapat dihentikan.
Arah Geopolitik Tiongkok
Kehadiran Putin dan Kim semakin menegaskan arah geopolitik baru Tiongkok.
”Beijing mengirimkan pesan bahwa meskipun negara-negara Barat terus memberikan sanksi kepada Rusia terkait perang Rusia-Ukraina, Beijing tidak akan takut untuk mendukung sahabatnya,” kata peneliti non-residen di Global China Hub, Atlantic Council, Wen-Ti Sung.
Pengamat lain melihat pertemuan tiga pemimpin itu sebagai cerminan pergeseran global.
”Ada potensi dinamika perang dingin baru,” kata peneliti dari Institut Studi Lanjutan Asia Universitas Tiongkok Lim Chuan-tiong.
Baca Juga: Pentagon Larang Ukraina Gunakan Rudal AS untuk Serang Wilayah Rusia
Peringatan dari Negeri Tirai Bambu
Parade yang menjadi panggung pertemuan kemarin menampilkan perangkat keras militer canggih, mulai dari rudal jarak jauh, jet tempur, hingga pesawat siluman. Drew Thompson, peneliti senior di sekolah studi internasional S. Rajaratnam, menilai unjuk kekuatan itu dimaksudkan Tiongkok untuk memberikan peringatan kepada AS, Eropa, maupun tetangga dari Negeri Tirai Bambu. ”Ini menunjukan harus ada pertimbangan apabila akan menantang kepentingan nasional inti Tiongkok,” katanya.
Trump Sindir via Medsos
Parade yang dikoreografi dengan apik itu pun menuai tanggapan pedas dari Presiden AS Donald Trump. Dia menyindir Jinping-Putin-Kim berkomplot melawan AS lewat akun Truth Social.
”Semoga Presiden Xi dan rakyat Tiongkok yang luar biasa menikmati hari perayaan yang luar biasa dan abadi. Sampaikan salam hangat saya kepada Vladimir Putin dan Kim Jong-un karena kalian berkonspirasi melawan Amerika Serikat,” tulis Trump. (lyn/dns/JPG/r3)
Editor : Siti Aeny Maryam