Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Prabowo di PBB: Perdamaian Palestina–Israel Hanya Tercapai Jika Keamanan Kedua Pihak Dijamin

Alfian Yusni • Kamis, 25 September 2025 | 08:41 WIB
Prabowo menyebut kesempatan berpidato di urutan ketiga setelah Brasil dan Amerika Serikat sebagai sebuah kehormatan besar bagi Indonesia. (istimewa)
Prabowo menyebut kesempatan berpidato di urutan ketiga setelah Brasil dan Amerika Serikat sebagai sebuah kehormatan besar bagi Indonesia. (istimewa)

LombokPost - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menegaskan sikap tegas Indonesia di hadapan dunia.

Dalam pidato bersejarah di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Selasa (24/9), Prabowo menekankan bahwa perdamaian Palestina - Israel hanya bisa terwujud bila kedua pihak saling mengakui, menghormati, dan menjamin keamanan masing-masing.

“Perdamaian Palestina hanya bisa datang kalau semua orang mengakui, menghormati, dan menjamin keamanannya Israel. Israel pun harus dijamin keamanannya. Baru kita bisa dapat perdamaian,” tegas Prabowo dalam konferensi pers usai menyampaikan pidato di General Assembly Hall, Markas Besar PBB.

Prabowo menyebut kesempatan berpidato di urutan ketiga setelah Brasil dan Amerika Serikat sebagai sebuah kehormatan besar bagi Indonesia.

Tradisi PBB biasanya menempatkan Brasil di urutan pertama dan AS di urutan kedua. “Ini penghormatan kepada Indonesia, bentuk penghargaan dunia terhadap posisi kita,” ujarnya.

Dalam pidato selama 15 menit itu, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara.

Menurutnya, hanya solusi dua negara yang bisa mewujudkan rekonsiliasi abadi antara dua keturunan Nabi Ibrahim, agar hidup damai dan harmonis tanpa kebencian serta kecurigaan.

“Kita harus mewujudkan kemerdekaan Palestina. Tapi kita juga harus mengakui, menghormati, serta menjamin keamanan dan keselamatan Israel. Satu-satunya jalan adalah solusi dua negara,” tegas Prabowo.

Pidato Prabowo tersebut mendapat respon hangat dari para pemimpin dunia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Raja Yordania Abdullah II, hingga Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva turut memberikan apresiasi.

Prabowo bahkan sempat menanggapi santai komentar Trump yang memuji gaya pidatonya. “Beliau kan humoris. Mungkin itu memang gaya saya saja,” ucapnya ringan.

 

Bagi Prabowo, panggung PBB adalah kesempatan emas untuk menegaskan sikap Indonesia di hadapan dunia internasional, terutama terkait konflik Timur Tengah.

“Alhamdulillah saya menggunakan panggung itu untuk menyampaikan sikap kita. Yang paling utama, kita sangat merasa jeritan penderitaan rakyat Gaza,” kata Presiden.

Ia menambahkan, banyak negara menilai sikap Indonesia sebagai realistis dan seimbang.

Indonesia, kata Prabowo, bukan hanya mendorong penyelesaian konflik Palestina–Israel, tetapi juga berkomitmen mendorong perdamaian di seluruh belahan dunia.

Prabowo menutup dengan penekanan bahwa jaminan keamanan menjadi syarat mutlak. Tanpa itu, perdamaian sejati tidak akan pernah lahir.

“Hanya dengan saling mengakui, menghormati, dan menjamin keamanan masing-masing, Palestina dan Israel bisa berdamai selamanya. Itu komitmen Indonesia, itu sikap kita di PBB, dan itu yang saya perjuangkan,” tandas Presiden Prabowo. (***)

Editor : Alfian Yusni
#Prabowo Subianto #perdamaian #palestina - israel #pbb