Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Siap Tarik Pajak Orang Kaya, Gratiskan Penitipan Anak dan Bus

Lombok Post Online • Senin, 5 Januari 2026 | 11:24 WIB
Zohran Mamdani berkampanye sebagai calon wali kota kota New York. (@karamccurdy/Instagram)
Zohran Mamdani berkampanye sebagai calon wali kota kota New York. (@karamccurdy/Instagram)

LombokPost - Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota New York pada Kamis (1/1) dan langsung menegaskan arah kepemimpinannya.

Politikus berusia 34 tahun itu menyatakan siap menarik pajak lebih besar dari kalangan kaya demi membiayai berbagai layanan publik gratis, mulai dari toko kelontong bersubsidi hingga penitipan anak tanpa biaya.

Mamdani menjadi sosok bersejarah dalam kepemimpinan New York. Dia mewakili demografi yang belum pernah tampil di pucuk pemerintahan kota terbesar di Amerika Serikat tersebut: keturunan Asia Selatan, generasi milenial, dan Muslim.

Usai pelantikan di Balai Kota New York, Mamdani menyampaikan tekadnya membuktikan bahwa politik sayap kiri mampu menjawab persoalan warga.

“Mereka ingin tahu apakah kaum kiri bisa memerintah. Mereka ingin tahu apakah penderitaan mereka bisa benar-benar diselesaikan,” kata Mamdani.

Dia menegaskan New York akan menjadi contoh bagi kota-kota lain di dunia. “Kami akan menjadi teladan global,” ujarnya.

Anggaran untuk Warga Miskin

Fokus utama pemerintahan Mamdani adalah biaya hidup yang kian menekan warga. Da menyebut banyak masyarakat merasa dikhianati oleh sistem lama yang berpihak pada segelintir elite.

Karena itu, sejak awal masa jabatan, Mamdani menyiapkan kebijakan anggaran yang berpihak pada kelompok berpenghasilan rendah.

New York, yang dihuni sekitar 8 juta penduduk dan dikenal sebagai pusat keuangan Amerika Serikat, memiliki anggaran sebesar USD 107 miliar pada 2024. Anggaran tersebut mencakup layanan publik, biaya pencari suaka, hingga belanja tenaga kerja.

“Kami akan bekerja keras dan berani. Tidak semua langkah mungkin berhasil, tetapi kami tidak akan dituduh diam dan tidak mencoba berbuat untuk rakyat,” ujar Mamdani.

Bikin Toko Kelontong

Dalam kampanyenya, Mamdani berjanji menjadikan New York kota yang lebih terjangkau. Da berencana menggratiskan layanan penitipan anak dan bus kota, menangguhkan tagihan sewa bagi sekitar satu juta rumah tangga, serta membuka toko sembako yang dibiayai oleh pemerintah kota.

Untuk mendanai kebijakan tersebut, Mamdani menargetkan peningkatan pajak bagi kalangan kaya dan korporasi besar. Pemerintahannya berencana menaikkan pajak perusahaan menjadi 11,5 persen, setara dengan tarif di negara bagian New Jersey. Kebijakan ini diklaim akan menghasilkan tambahan pendapatan sekitar USD 5 miliar

Selain itu, Mamdani juga merencanakan pajak tetap sebesar dua persen bagi warga superkaya. Pendapatan dari kebijakan ini akan digunakan untuk mendanai berbagai program manfaat sosial.

Dukungan Presiden Trump

Di tengah agenda progresif tersebut, Mamdani diperkirakan akan berhadapan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang dikenal dekat dengan kalangan pemodal. Meski demikian, hubungan keduanya tidak sepenuhnya tegang. Trump sempat mengundang Mamdani ke Gedung Putih pada November 2025.

“Saya ingin dia berhasil dan saya akan membantunya,” kata Trump saat itu.

Namun, perbedaan pandangan tetap membayangi. Mamdani secara terbuka menyebut dirinya seorang sosialis dan tak berniat mengubah hal tersebut.

“Saya terpilih sebagai sosialis. Saya akan memerintah secara sosialis. Saya tidak akan meninggalkan prinsip itu meski disebut radikal,” tegas Mamdani. (raf/gas/JPG/r3)

Editor : Prihadi Zoldic
#Pajak #layanan publik #gratis #Zohran Mamdani #new york