Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

H-100 Laga Pembuka, Piala Dunia 2026 Meksiko Terancam Batal? Kebrutalan Kartel Narkoba Bikin Suporter Takut Datang!

Nurul Hidayati • Selasa, 24 Februari 2026 | 16:00 WIB

Aparat keamanan dikabarkan meningkatkan patroli dan koordinasi lintas lembaga guna memastikan stabilitas menjelang turnamen Piala Dunia 2026. (Reuters)
Aparat keamanan dikabarkan meningkatkan patroli dan koordinasi lintas lembaga guna memastikan stabilitas menjelang turnamen Piala Dunia 2026. (Reuters)

LombokPost - Kurang dari 100 hari menjelang kick-off laga pembuka pada 11 Juni 2026, kesiapan Meksiko sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 berada di bawah sorotan tajam dunia.

Tewasnya Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias 'El Mencho', pemimpin kartel CJNG, telah memicu gelombang kekerasan dan aksi balasan bersenjata yang kini mengancam stabilitas keamanan turnamen terbesar sepanjang sejarah tersebut.

Meksiko dijadwalkan menjadi panggung bagi 13 pertandingan penting, termasuk laga pembuka di Stadion Estadio Azteca yang legendaris.

Namun, pembakaran kendaraan dan blokade jalan yang terjadi pasca-operasi militer di Jalisco telah memaksa sejumlah negara mengeluarkan travel warning.

Hal ini memicu kekhawatiran jutaan suporter dunia yang sudah merencanakan perjalanan mereka ke sana.

Pemerintah Meksiko di bawah Presiden Claudia Sheinbaum berupaya keras meyakinkan publik bahwa situasi terkendali.

Patroli keamanan lintas lembaga ditingkatkan secara besar-besaran, sementara Amerika Serikat dikabarkan memperketat kerja sama intelijen untuk meredam gangguan dari jaringan kartel sebelum turnamen dimulai.

Hingga saat ini, FIFA belum memberikan pernyataan resmi mengenai kemungkinan relokasi pertandingan.

Namun, ketidakpastian ini menjadi ujian berat bagi Meksiko untuk membuktikan bahwa mereka mampu menjamin keselamatan 48 tim nasional dan jutaan penggemar sepak bola yang akan membanjiri negara tersebut hingga final pada 19 Juli 2026 mendatang.

FIFA belum mengumumkan perubahan terkait status tuan rumah. Otoritas Meksiko juga menegaskan bahwa persiapan tetap berjalan sesuai rencana.

Aparat keamanan dikabarkan meningkatkan patroli dan koordinasi lintas lembaga guna memastikan stabilitas menjelang turnamen.

Piala Dunia selalu menjadi simbol persatuan dan perayaan sepak bola global. Namun kali ini, sorotan tak hanya tertuju pada persaingan di lapangan, melainkan juga kesiapan keamanan di luar stadion.

Waktu kurang dari 100 hari menuju laga pembuka akan menjadi ujian penting bagi Meksiko untuk meyakinkan dunia bahwa pesta sepak bola tetap bisa berlangsung aman dan lancar.

Editor : Kimda Farida
#keamanan #Meksiko #bos kartel narkoba #FIFA #piala dunia