LombokPost - Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik ledakan di kawasan pusat Teheran yang dilaporkan berada di sekitar kompleks perkantoran Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Serangan yang disebut terjadi dalam rangkaian operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel itu menandai eskalasi tajam konflik di Timur Tengah.
Dalam rekaman tersebut tampak kepulan asap tebal membumbung di atas kawasan perkotaan, begitu juga kendaraan roda empat yang terlempar ke atas akibat ledakan.
Sementara lalu lintas di jalan utama Teheran masih bergerak di tengah kepanikan warga. Bendera Iran terlihat berkibar di salah satu bangunan yang diyakini berada dalam zona administratif terkait institusi kepemimpinan negara.
Sumber keamanan regional menyebut sasaran serangan mencakup fasilitas pemerintah dan militer strategis Iran, termasuk area yang berkaitan dengan kantor pemimpin tertinggi.
Serangan ini disebut sebagai upaya melumpuhkan struktur komando Iran dan memberi tekanan langsung kepada pucuk pimpinan Teheran.
Media Iran melaporkan ledakan terjadi di beberapa titik ibu kota, termasuk distrik yang menampung institusi pemerintahan tingkat tinggi.
Hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai kerusakan spesifik pada kompleks yang terkait Ayatollah Khamenei, namun pejabat Iran menyatakan pimpinan tertinggi berada di lokasi aman.
Serangan terhadap area simbolik kepemimpinan Iran tersebut memicu ancaman balasan keras dari Teheran.
Otoritas Israel dilaporkan meningkatkan status siaga nasional, sementara pangkalan dan fasilitas diplomatik Amerika di kawasan Timur Tengah memperketat perlindungan.
Insiden ini mempertegas bahwa konflik Iran dengan blok AS–Israel telah bergerak dari fase tekanan militer terbatas menuju konfrontasi langsung yang menyasar pusat kekuasaan negara, meningkatkan kekhawatiran pecahnya perang regional yang lebih luas.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin