LombokPost - Menanggapi dinamika situasi keamanan yang kian fluktuatif di kawasan Timur Tengah, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah secara resmi mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah kerjanya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan dan antisipasi dini terhadap keselamatan masyarakat Indonesia di Arab Saudi.
KJRI Jeddah meminta seluruh WNI untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Mengingat persebaran informasi yang cepat di media sosial, WNI diminta untuk bersikap selektif dan hanya merujuk pada informasi yang dikeluarkan oleh kanal resmi KJRI Jeddah serta otoritas berwenang Arab Saudi guna menghindari hoaks atau disinformasi.
Tunda Perjalanan Tak Mendesak
Selain kewaspadaan personal, KJRI Jeddah juga memberikan poin-poin krusial sebagai berikut.
Mobilitas: WNI diimbau menunda perjalanan yang bersifat tidak mendesak (non-essential).
Transportasi Udara: Bagi yang memiliki jadwal penerbangan, sangat disarankan untuk melakukan pengecekan ulang status jadwal melalui maskapai masing-masing sebelum memutuskan menuju bandara, mengingat adanya potensi perubahan jadwal sewaktu-waktu.
Komunikasi: Tetap terhubung dengan komunitas WNI setempat dan terus memantau pembaruan situasi melalui media sosial resmi KJRI.
Pemerintah memastikan bahwa fungsi perlindungan tetap berjalan optimal. Jika WNI menemukan situasi darurat atau membutuhkan bantuan segera, KJRI Jeddah telah menyiagakan layanan Hotline yang dapat dihubungi.
WhatsApp/Mobile: +966 50 596 6623
Telepon: +966 50 360 9667
"Utamakan keselamatan diri dan keluarga di atas segalanya," tulis keterangan resmi KJRI Jeddah melalui akun media sosialnya.
Hingga berita ini diturunkan, KJRI Jeddah terus melakukan koordinasi intensif dengan otoritas setempat untuk memastikan keamanan seluruh warga Indonesia di wilayah kerja mereka.
Editor : Prihadi Zoldic