LombokPost - SEBANYAK 108 orang dilaporkan tewas saat Israel dan Amerika membom sekolah dasar putri di Minab, Hormozgan, Iran Selatan, Sabtu (28/2). Mayoritas korban adalah siswi SD yang tengah mengikuti pelajaran di dalam kelas, dikutip dari Al Jazeera.
Di gedung itu juga ada korban luka. Menurut laporan kantor berita pemerintah Iran IRNA, ada 63 orang yang terluka.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membagikan foto kondisi gedung yang hancur melalui media sosial X.
“Kejahatan terhadap rakyat Iran ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tulisnya.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran mengatakan, pengeboman itu adalah berita paling pahit dari konflik ini.
“Tuhan yang tahu berapa banyak lagi mayat anak-anak yang akan mereka temukan dari bawah reruntuhan,” katanya, dilansir dari The Guardian.
Lokasi sekolah khusus perempuan ini memang bersebelahan dengan barak Garda Revolusi.
Kantor berita Jerman DW menyebut Garda Revolusi atau Sepah-e Pasdaran adalah cabang paling kuat dalam angkatan bersenjata Iran.
Lembaga ini berdiri di luar struktur militer reguler dan bertanggungjawab pada Kantor Pemimpin Tertinggi.
Misil Israel juga menghantam sebuah sekolah di timur Teheran.
Akibatnya, dua siswa dilaporkan tewas.
Jumlah korban diperkirakan bakal terus bertambah. Sebab, proses pendataan masih berlangsung.
Korban sipil tidak hanya di Iran. Serangan rudal Iran ke Israel dan berbagai pangkalan militer AS juga menimbulkan korban jiwa.
Dilansir dari AFP, Uni Emirat Arab menyebut ada dua orang tewas di Abu Dhabi. Salah satu dari mereka adalah warga sipil Pakistan.
Langit Dubai juga ramai dengan misil dari Iran. Sasarannya adalah pangkalan Amerika dan yang berhubungan dengannya.
Ledakan terdengar di pulau buatan The Palm dan empat orang dilaporkan terluka. Ledakan juga terdengar di ibu kota Arab Saudi, Riyadh.
Dua orang tewas dalam serangan udara terhadap pangkalan militer Irak.
Ini merupakan markas kelompok pro-Iran, Kataeb Hezbollah.
Kelompok ini mengancam Amerika dengan serangan balasan. (lyn/oni/JPG/r3)
Editor : Kimda Farida