Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Trump Putus Hubungan Dagang dengan Spanyol: Ketegangan Diplomatik dan Dampak Ekonomi Global

Kimda Farida • Rabu, 4 Maret 2026 | 10:55 WIB

Presiden Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan pemutusan seluruh hubungan dagang dengan Spanyol (tangkapan layar)
Presiden Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan pemutusan seluruh hubungan dagang dengan Spanyol (tangkapan layar)

LombokPost--Presiden Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan pemutusan seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol.

Keputusan drastis ini diambil setelah pemerintah Spanyol, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Pedro Sanchez, menolak memberikan izin bagi Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militer di wilayahnya guna meluncurkan serangan terhadap Iran

Ketegangan antara kedua negara anggota NATO ini memuncak ketika PM Sanchez melarang penggunaan Pangkalan Udara Morón dan Pangkalan Angkatan Laut Rota untuk keperluan operasional militer AS yang menargetkan Iran.
 
Menanggapi hal tersebut, Trump dalam pertemuan di Gedung Putih menyatakan bahwa Spanyol tidak memiliki komoditas yang dibutuhkan oleh Amerika Serikat.
 
"Spanyol sama sekali tidak memiliki apa pun yang kita butuhkan... kita akan memutuskan semua perdagangan dengan Spanyol. Kita tidak ingin berhubungan dengan Spanyol sama sekali," tegas Trump sebagaimana dikutip dari laporan media internasional.
 
 
Kebijakan ini diprediksi akan memberikan tekanan signifikan pada beberapa sektor ekspor unggulan Spanyol. Berdasarkan data Census AS tahun 2025, Spanyol mengekspor barang senilai kurang lebih $21,3 miliar ke Amerika Serikat setiap tahunnya.
 
Angka ini mencakup sekitar 5 persen dari total ekspor barang Spanyol dan menyumbang 1,3 persen terhadap PDB negara tersebut.
 
Beberapa komoditas utama Spanyol yang diperkirakan akan terdampak langsung meliputi:
Meskipun perdagangan barang bilateral mencapai sekitar $48 miliar per tahun, dampaknya terhadap ekonomi Amerika Serikat dinilai relatif kecil dibandingkan dengan Spanyol.
 
Ekspor AS ke Spanyol berkisar antara $26-28 miliar, yang mewakili kurang dari 0,2% dari PDB Amerika Serikat yang bernilai lebih dari $28 triliun.
 
Sebaliknya, bagi Spanyol, kehilangan akses ke pasar Amerika Serikat merupakan tantangan besar karena nilai perdagangan tersebut mencakup 4,4 persen dari PDB mereka jika sektor jasa turut dihitung.
 
Para ahli ekonomi mencatat bahwa sementara Amerika Serikat dapat mencari sumber pasokan alternatif dengan mudah, Spanyol akan kesulitan menemukan pasar pengganti dalam waktu singkat.
 
Selain isu perdagangan, Trump juga mengeluarkan pernyataan keras mengenai penggunaan pangkalan militer tersebut.
 
Ia mengklaim bahwa AS memiliki fleksibilitas untuk tetap menggunakan fasilitas militer tersebut jika diinginkan, tanpa mempedulikan restu dari pemerintah setempat.
 
"Kita bisa saja terbang dan menggunakannya. Tidak ada yang akan melarang kita," tambahnya.
 
Hingga saat ini, pelaku usaha di kedua negara mulai menyatakan kekhawatiran mereka, terutama bisnis di Spanyol yang sangat bergantung pada pasar non-Uni Eropa.
 
Masih dinantikan bagaimana respon resmi dari Uni Eropa terkait tindakan unilateral yang diambil oleh pemerintah Amerika Serikat ini.
Editor : Kimda Farida
#ekonomi global #Berita Internasional #spanyol #perang dagang #Donald Trump