LombokPost--Isu besar mengguncang politik Iran setelah muncul kabar bahwa Saeed Jalili disebut-sebut akan menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Nama Jalili mencuat di berbagai platform, termasuk media sosial X, yang menyebut ia ditunjuk langsung oleh Mojtaba Khamenei untuk menggantikan Ali Larijani yang dikabarkan tewas dalam serangan pada 17 Maret 2026.
Namun, hingga kini kabar tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Sejumlah media internasional menegaskan bahwa informasi tersebut masih sebatas rumor dan spekulasi.
Bahkan, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Iran terkait siapa yang akan mengisi posisi strategis tersebut.
Kursi Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran sendiri memang tengah menjadi sorotan usai kekosongan jabatan pasca kematian Ali Larijani.
Situasi ini memicu berbagai spekulasi tentang siapa sosok yang akan dipercaya mengisi posisi penting tersebut.
Nama Saeed Jalili mencuat karena rekam jejaknya yang dikenal sebagai tokoh garis keras (hardliner) dengan pengalaman panjang di bidang keamanan dan kebijakan luar negeri Iran.
Meski begitu, beberapa analis menilai Jalili bukan satu-satunya kandidat kuat.
Bahkan ada pandangan yang menyebut peluangnya tidak sebesar yang ramai dibicarakan di media sosial.
Di tengah situasi geopolitik yang memanas, munculnya isu ini semakin memperkuat narasi bahwa kelompok garis keras berpotensi memperkuat pengaruhnya di pemerintahan Iran.
Jika benar terjadi, perubahan ini dikhawatirkan akan membuat kebijakan domestik maupun internasional Iran menjadi lebih tegas dan rigid.
Baca Juga: Gubernur Iqbal Tetapkan Tiga Direksi PT Gerbang NTB Emas, Pengesahan Tunggu RUPS Usai Lebaran
Namun satu hal yang pasti, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Teheran.
Publik pun diimbau untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Perkembangan ini menjadi momen krusial yang akan menguji arah kepemimpinan dan stabilitas Iran ke depan.
Editor : Kimda Farida