Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

22 Negara Sekutu Kompak “Serang” Iran: Selat Hormuz Memanas, Dunia Terancam Krisis Energi!

Kimda Farida • Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:56 WIB

Sebanyak 22 negara dunia mengeluarkan pernyataan bersama mengecam Iran atas eskalasi di Selat Hormuz, memperingatkan ancaman serius terhadap stabilitas energi dan keamanan global.
Sebanyak 22 negara dunia mengeluarkan pernyataan bersama mengecam Iran atas eskalasi di Selat Hormuz, memperingatkan ancaman serius terhadap stabilitas energi dan keamanan global.

LombokPost-- Sebanyak 22 negara dunia mengeluarkan pernyataan bersama yang mengejutkan terkait eskalasi konflik dengan Iran, khususnya di kawasan strategis Selat Hormuz.

Negara-negara seperti Uni Emirat Arab, Inggris, Prancis, Jerman, hingga Jepang dan Australia secara tegas mengutuk tindakan Iran yang dianggap membahayakan stabilitas global.

Dalam pernyataan tersebut, para pemimpin dunia mengecam keras dugaan serangan Iran terhadap kapal dagang tak bersenjata di kawasan Teluk, serta serangan terhadap infrastruktur sipil seperti instalasi minyak dan gas.

Mereka juga menyoroti tindakan Iran yang dinilai telah secara de facto menutup Selat Hormuz—jalur vital bagi perdagangan energi dunia.

Kondisi ini memicu kekhawatiran serius akan terganggunya rantai pasok global.

“Kami mendesak Iran untuk segera menghentikan ancaman, pemasangan ranjau, serta serangan drone dan rudal yang menghambat pelayaran komersial,” bunyi pernyataan bersama tersebut.

Baca Juga: BBMKG Denpasar Prediksi Gelombang Tinggi di Selatan Selat Lombok Empat Hari ke Depan, Tenang dan Tetap Waspada

Negara-negara tersebut menegaskan bahwa kebebasan navigasi merupakan prinsip dasar hukum internasional, sebagaimana diatur dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Konvensi Hukum Laut.

Selain itu, mereka mengingatkan bahwa tindakan yang mengganggu pelayaran internasional dan pasokan energi global dapat menjadi ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan dunia, merujuk pada Resolusi Dewan Keamanan PBB 2817.

Tak hanya mengecam, 22 negara tersebut juga menyatakan kesiapan untuk mengambil langkah konkret.

Di antaranya memastikan keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz serta menjaga stabilitas pasar energi global.

Langkah darurat juga mulai disiapkan, termasuk keputusan International Energy Agency untuk melepas cadangan minyak strategis guna menekan gejolak harga energi.

Baca Juga: 1.212 Napi Terima Remisi Lebaran Idul Fitri dan Nyepi, Enam Orang Langsung Bebas

Selain itu, mereka berencana bekerja sama dengan negara produsen untuk meningkatkan produksi minyak, sekaligus memberikan dukungan kepada negara-negara yang paling terdampak melalui mekanisme internasional.

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat meningkatnya tekanan global terhadap Iran, sekaligus menandai potensi krisis energi dunia jika konflik di Selat Hormuz terus memburuk.

 

 

Editor : Kimda Farida
#22 negara #selat hormuz #konflik timur tengah #krisis energi #iran